DENPASAR - Suasana pemulangan jenazah Angeline diwarnai isak tangis warga yang tak kuasa menahan kesedihan.

Suasana haru semakin terasa ketika tiba-tiba Pak Ogah yang memang sejak awal menjaga jenazah Angeline meluapkan emosinya.

"Pak Ogah sekarang penuhi janji Angeline. Pak Ogah akan antar sampai permakaman," ujar Pak Ogah sesaat sebelum jenazah Angeline dimasukkan ke mobil jenazah, Selasa (16/6/1015).

Sembari terus menangis tersedu, Pak Ogah (40) meratapi kepergian jenazah Angeline. Dia terus memunguti barang-barang seperti boneka, gitar, dan piano yang dihadiahkan khusus untuk bocah kelas II SDN 12 Sanur Denpasar itu.

Rencananya semua barang tersebut dibawa ke Banyuwangi untuk dikebumilkan bersama jenazah Angeline. Pak Ogah akan berada di dalam mobil jenazah untuk mengantar sampai Banyuwangi.

Tangisan Pak Ogah memancing warga lain yang terus berdatangan ke rumah sakit untuk memberi penghormatan terakhir kepada Angeline.

"Jahanam sekali pelakunya. Kok tega membunuh anak yang tak berdosa seperti itu," ujar Ocah Pakpahan (25), warga Denpasar, yang ingin menyaksikan prosesi pemulangan jenazah Angeline.

Ocah yang tak memiliki anak meski telah menkah selama 25 tahun, mengutuk pelaku agar diberi hukumam berat.
(Okezone.com)

Posting Komentar

 
Top