TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Hasil dari operasi penggerebekan Jilid
II di Kampung Aceh yang terkenal dengan tangkapan narkobanya, diketahui
lebih baik dibandingkan operasi sebelumnya yang diadakan beberapa bulan
lalu.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin mengatakan, dari hasil
pengamatannya barang bukti narkoba yang ditemukan lebih banyak dari
yang sebelumnya.
"Secara kualitas lebih baik dari penggerebekan sebelumnya," kata Asep.
Namun di operasi yang kedua ini, juga ditemukan para pelaku lebih berhati-hati dalam mempersiapkan pengamanan.
Hal itu terlihat dari sebuah bangunan yang sebelumnya juga
digerebek tapi tanpa dilengkapi kamera pengintai, namun saat
penggerebekan bangunan yang terletak di tengah-tengah pemukiman tersebut
telah dipasangi CCTv dan dua unit alat komunikasi Hate.
"Ini menandakan mereka belajar dari penggerebekan sebelumnya.
Mereka lebih meningkatkan pengamanan. Tapi kedepannya kita akan terus
awasi," lanjut Asep.
Setengah kilogram lebih narkoba berjenis sabu-sabu diamankan
petugas. Timbangan digital mini, setumpuk kantong plastik untuk
paket-paket kecil narkoba serta sejumlah plastik membungkus narkoba
jenis sabu juga diamankan.
Sebanyak sebelas unit mesin gelper yang masih aktif juga ditemukan
petugas di bangunan yang kira-kira seluas lapangan volly itu.
Di lokasi yang sama petugas juga menemukan sebuah brangkas yang
berisi beberapa BPKB kendaraan yang diduga sebagai alat gadai bagi para
pembeli narkoba.
"Kita langsung bongkar bangunannya," tambah Asep.
Sebanyak 15 orang pria yang berada di bangunan tersebut diamankan.
Bersama barang bukti mereka di gelandang ke Mapolresta Barelang untuk
ditindak lanjuti(TribunNews.com)

Posting Komentar