GORONTALO - Gempa tektonik berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Gorontalo sekira pukul 11.41 Wita.
Prakirawan BMKG Fathuri mengatakan, gempa tersebut berlokasi pada titik koordinat 0,03 Lintang Selatan, 123,33 Bujur Timur atau terletak pada 61 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Bone Bolango.
"Gempa terjadi pada kedalaman 109 kilometer dengan skala MMI 2-3, gempanya terasa tapi tidak lama," kata Fathuri di Gorontalo, Selasa (16/6/2015).
Meski berkekuatan cukup besar, gempa tersebut tidak dirasakan oleh sebagian besar warga di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo.
Provinsi Gorontalo merupakan salah satu daerah rawan gempa di Indonesia, karena Pulau Sulawesi terletak di antara tiga lempeng yakni Australia, Filipina dan Sunda.
Kepala BMKG Gorontalo Indar Adi Waluyo mengatakan, hampir setiap hari daerah tersebut diguncang gempa.
Menurut Indar Adi Waluyo, lempeng tersebut mengalami tumbukan atau tabrakan satu sama lain dan mengakibatkan gempa bumi yang ada di Gorontalo terjadi hampir setiap saat.
Ia menjelaskan, dalam sehari biasanya terjadi gempa dua hingga tiga kali dengan kekuatan rata-rata tiga SR, sehingga guncangannya tidak terasa oleh penduduk setempat.
(Okezone.com)
Prakirawan BMKG Fathuri mengatakan, gempa tersebut berlokasi pada titik koordinat 0,03 Lintang Selatan, 123,33 Bujur Timur atau terletak pada 61 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Bone Bolango.
"Gempa terjadi pada kedalaman 109 kilometer dengan skala MMI 2-3, gempanya terasa tapi tidak lama," kata Fathuri di Gorontalo, Selasa (16/6/2015).
Meski berkekuatan cukup besar, gempa tersebut tidak dirasakan oleh sebagian besar warga di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo.
Provinsi Gorontalo merupakan salah satu daerah rawan gempa di Indonesia, karena Pulau Sulawesi terletak di antara tiga lempeng yakni Australia, Filipina dan Sunda.
Kepala BMKG Gorontalo Indar Adi Waluyo mengatakan, hampir setiap hari daerah tersebut diguncang gempa.
Menurut Indar Adi Waluyo, lempeng tersebut mengalami tumbukan atau tabrakan satu sama lain dan mengakibatkan gempa bumi yang ada di Gorontalo terjadi hampir setiap saat.
Ia menjelaskan, dalam sehari biasanya terjadi gempa dua hingga tiga kali dengan kekuatan rata-rata tiga SR, sehingga guncangannya tidak terasa oleh penduduk setempat.
(Okezone.com)

Posting Komentar