Rusunawa itu saya buat sekelas dengan apartemen
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku heran karena sampai saat ini, baru 69 dari 144 kepala keluarga (KK) asal Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, yang mau menempati Rusunawa Jatinegara Barat.
Padahal, dirinya telah membangun rusunawa tersebut setara dengan apartemen kelas menengah yang dirasa cukup mewah jika dibandingkan dengan pemukiman warga Kampung Pulo sebelumnya, di bantaran kali yang selalu kebanjiran tersebut.
"Ini tuh sama enggak kayak saya kasih kamu rumah? Ya sama dong. Misal nih orang bilang ke saya 'Hok, elu bakal gue kasih rumah di Menteng, tapi ini bukan gratifikasi.
Kalau andaikata 10 turunan elu enggak kaya-kaya, boleh dah tinggal di rumah gue terus'. Tapi Bedanya, kamu enggak bisa jual lagi atau sewakan ke pihak ketiga," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8).
"Enggak bayar sewa, enggak bayar listrik, enggak perlu biaya ngerawat, enggak perlu bayar PBB, dan disubsidi pula (ibaratnya) di rumah Menteng itu," katanya menambahkan.
Ahok memastikan, pihaknya tak sembarangan dalam menyediakan rusunawa bagi warga Kampung Pulo tersebut. Dirinya bahkan mengaku jika rusunawa tersebut sengaja dibangun oleh pihaknya, sampai setara dengan apartemen.
Mantan Bupati Belitung Timur itu juga sangat yakin, siapapun tentu saja akan mau tinggal di rusunawa sekelas apartemen itu, apalagi dengan sejumlah fasilitas dan subsidi yang disediakan Pemprov DKI Jakarta kepada para penghuninya.
"Rusun Jatinegara Barat itu sudah kayak apartemen lho. Dijual Rp 400 juta aja pasti laku. Jadi Kalau mereka sampai minta surat hak milik, niatnya bukan untuk ditinggalin, tapi mau didagangkan," ujar Ahok.
"Kalau ada tawaran seperti ini, yang sudah punya rumah aja pasti mau kok, apalagi yang enggak punya rumah," pungkasnya.
[Mdk/lia]

Posting Komentar