JEPANG – Jepang tak hentinya menawarkan wisata menarik. Salah satunya adalah Pulau Hantu bernama Hashima.
Pulau Hashima dijuluki Pulau Hantu karena pulau ini telah lama ditinggal oleh penduduknya yang dahulu padat. Pulau kecil ini pun ditinggalkan dalam kondisi masih banyak bangunan berdiri dan bangunan yang telah berserakan.
Pulau Hashima hanya terletak sekira 14 kilometer dari kota Nagasaki. Pulau Hashima hanyalah salah satu dari banyak pulau tak berpenghuni di Jepang. Namun julukan Pulau Hantu membuat pulau ini membuat wisatawan menjadi penasaran.
Pada akhir tahun 1800-an, Jepang berada di zaman industrialisasi. Saat itu perusahaan Mitsubishi membeli pulau untuk mengeruk batu bara dari perut bumi.
Saat industri pertambangan batubara mulai berkembang, banyak orang berbondong-bondong datang ke pulau ini untuk bekerja.
Populasi di Pulau Hashima yang berukuran 16 hektar ini idealnya dihuni oleh 5.259 orang. Namun kemudian kepadatan penduduk di Pulau Hashima mencapai 216.264 orang per mil persegi. Lebih padat dari New York yang hanya mencapai 27.779 orang per mil persegi.
Pada tahun 1960, industri batubara mengalami kemunduran yang berdampak pada kegagalan ekonomi. Para penghuni pulau pun mengungsi dan tambang ditutup secara resmi pada tahun 1974.
Pulau Hashima telah ditinggalkan selama sekira 35 tahun sebelum pada tahun 2009 Pulau Hashima mulai dibuka untuk pariwisata.
Tetapi tidak semua lokasi boleh dikunjungi wisatawan. Sebab masih banyak bangunan yang berbahaya karena sudah tidak terawat.
Namun bagaimana pun juga, Pulau Hashima adalah Pulau Hantu yang menarik untuk dikunjungi. Bahkan pulau ini menjadi buruan fotografer yang ingin menghasilkan gambar menarik dan menakjubkan dari Pulau Hantu. Dilansir Firsttoknow.
(Okz/jjs)

Posting Komentar

 
Top