JAKARTA - Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ),
Profesor Dr H Djaali mengapresiasi adanya forum diskusi literasi media
di kampusnya. Pasalnya, ditengah perkembangan teknologi saat ini,
masyarakat dihadapkan pada banyaknya sajian tontonan serta bacaan. Sebab
itu, diperlukan bimbingan untuk menyaring sajian tayangan yang muncul
setiap hari.
"Saya pikir ini kegiatan yang sangat baik, memang hari ini kita disajikan banyak tontonan dan bacaan. Tergantung kita, dan disinilah mahasiswa perlu dapat bimbingan," ujar Djaali usai membuka seminar 'Literasi Media: Edukasi Tontonan yang Baik' di aula perpustakaan UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (17/6/2015).
Djaali menambahkan, apa yang ditonton masyarakat, turut meningkatkan kualitas personalnya. Terlebih dalam hal pendidikan, tidak hanya proses transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan perilaku peserta didik. Alhasil, mahasiswa dituntut untuk menimba pengalaman diluar bangku kuliah, seperti mengikuti diskusi.
"Pendidikan bukan sekedar mentransfer pengetahuan, tapi membentuk perilaku sebagai akumulasi pengalaman, jadi kegiatan seperti ini tidak didapat dari bangku kuliah," imbuhnya.
Mahasiswa, lanjut Djaali, sebagai agen perubahan patut jadi contoh di lingkungannya. Hal tersebut lantaran mereka tergolong masyarakat intelektual.
"Nah, oleh karenanya mahasiswa harus melek literasi media," pungkasnya. (Okezone.com)
"Saya pikir ini kegiatan yang sangat baik, memang hari ini kita disajikan banyak tontonan dan bacaan. Tergantung kita, dan disinilah mahasiswa perlu dapat bimbingan," ujar Djaali usai membuka seminar 'Literasi Media: Edukasi Tontonan yang Baik' di aula perpustakaan UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (17/6/2015).
Djaali menambahkan, apa yang ditonton masyarakat, turut meningkatkan kualitas personalnya. Terlebih dalam hal pendidikan, tidak hanya proses transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan perilaku peserta didik. Alhasil, mahasiswa dituntut untuk menimba pengalaman diluar bangku kuliah, seperti mengikuti diskusi.
"Pendidikan bukan sekedar mentransfer pengetahuan, tapi membentuk perilaku sebagai akumulasi pengalaman, jadi kegiatan seperti ini tidak didapat dari bangku kuliah," imbuhnya.
Mahasiswa, lanjut Djaali, sebagai agen perubahan patut jadi contoh di lingkungannya. Hal tersebut lantaran mereka tergolong masyarakat intelektual.
"Nah, oleh karenanya mahasiswa harus melek literasi media," pungkasnya. (Okezone.com)

Posting Komentar