Merdeka.com - Saksi AA yang disebut-sebut oleh tersangka Agus ikut terlibat, terindikasi ada kebohongan saat dilakukan pemeriksaan dengan alat lie detector di Polda Bali.

Informasi di Polda Bali menyebutkan, AA yang dicecar lebih dari 20 pertanyaan sempat mengulang-ulang dan cenderung berbelit-belit. Dari alat lie detector, ada pertanyaan yang mengindikasikan kebohongan.

Sayang sumber ini tidak merinci pertanyaan mana yang mengindikasi kebohongan, terkait pembunuhan terhadap Angeline di Sedap Malam Denpasar.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto mengatakan, hasil dari lie detector terhadap AA ada beberapa jawaban yang mengindikasikan ke arah kebohongan. Namun, Hery tidak mempertegas apakah berbohong atau tidak tau.

"Hasilnya ada indikasi bahwa AA saat dites dengan lie detector dia berbohong. Ada beberapa pertanyaan yang jawabannya itu bohong. Kebohongan terlihat saat dirinya menjawab tidak tau," terangnya di Mapolda Bali, Selasa (16/05).

Dia menambahkan, keterangan AA yang tidak jujur pihaknya akan lebih intensif melakukan penyidikan.

"Indikasi adanya kebohongan ini, dari sanalah kami akan menyidiki lebih lanjut lagi," katanya.

Dia menambahkan, inti materi tidak boleh disampaikan kepada khalayak karena itu merupakan masukan untuk penyidik.

Dia menambahkan, hingga saat ini AA belum bisa dijadikan sebagai tersangka, karena belum ada bukti yang cukup kuat.

"Dia (AA) masih sebatas saksi dalam kasus ini," singkatnya. (Merdeka.com)

Posting Komentar

 
Top