Blog Berita-berita terhangat dan Berita yang terkumpul dari berbagai portal berita ternama.
Senin, 13 Februari 2017
Mengarukan atau justru mengerikan Remaja ini Bunuh Diri Karena
Seorang siswa SMA swasta di Kecamatan Sumber Rejo, Bandar Lampung, AM (16) ditemukan tewas gantung diri.
Ia diduga kecewa karena cintanya terhadap seorang gadis ditolak.
Warga Pekon Sidomulyo, Kecamatan Sumber Rejo, tersebut ditemukan warga di belakang Pondok Pesantren Darussalam, Pekon Kebumen.
"Saat itu, korban sudah meninggal. Jadi, langsung evakuasi dan olah TKP," kata Kepala Polsek Sumber Rejo Ajun Komisaris Samsari, Minggu (12/2/2017).
Korban dibawa ke Puskesmas Sumber Rejo, lalu dirujuk ke RSUD Kota Agung untuk visum dan pemeriksaan bagian tubuh.
Hasil pemeriksaan, korban murni meninggal dunia karena gantung diri dengan dasi pramuka.
Selain dasi tersebut, polisi juga menemukan buku harian berisi tulisan kekecewaan korban karena perasaaan cinta ditolak wanita pujaan hatinya.(*)
Cara Jitu Atasi Kepedasan
Saat mengonsumsi makanan yang dibumbui sambal dan bikin lidah kepedasan seperti tebakar, setiap orang akan mencari air putih atau minuman dingin untuk meredakan rasa pedas di mulut.
Namun, bukannya menghilang, justru rasa pedas semakin menyebar. Kenapa, ya?
Menurut penelitian yang dilansir dari BOLDSKY, langsung meminum air putih setelah mengonsumsi makanan pedas merupakan kebiasaan yang salah.
Hal ini tidak akan memberikan efek apa-apa, justru membuat rasa pedas lebih lama hilang. Ini penjelasannya.
Mengonsumsi air dalam jumlah banyak ternyata tidak memiliki manfaat sama sekali untuk meredakan sensasi pedas, yang terjadi justru sebaliknya.
Mengonsumsi air akan membuat sensasi pedas semakin menyebar di dalam mulut.
Hal ini karena adanya zat capsaisin. Capsaisin adalah zat kimia alami yang terdapat dalam cabai yang menimbulkan sensasi pedas dan merupakan molekul non-polar yang hanya akan larut pada zat-non polar lainnya.
Sedangkan air merupakan zat polar, sehingga tidak bisa melarutkan zat non-polar seperti capsaisin dan menghilangkan rasa pedasnya.
Inilah alasan mengapa air tidak efektif untuk bisa menghilangkan rasa pedas, meskipun sudah meminumnya dalam jumlah yang banyak sekalipun.
Meminum air dalam jumlah banyak saat makan pedas juga hanya akan membuat rasa haus semakin meningkat.
Nah, itu sebabnya seseorang akan minum terus menerus ketika mengonsumsi makanan pedas.
Menurut pakar, obat paling manjur yang sebaiknya dikonsumsi untuk meredakan rasa pedas adalah susu.
Hal ini lantaran susu merupakan zat non-polar yang sangat baik untuk meredakan rasa pedas serta melarutkan zat capsaisin dalam makanan. Selain itu, susu juga mengandung kasein yang mampu menghilangkan kandungan capsaisin.
Apabila Anda tidak menyukasi susu, Anda bisa menggunakan cara lain untuk bisa menghilangkan rasa pedas.
Caranya, yakni dengan sering mengonsumsi makanan pedas secara perlahan, mulai dari level yang paling ringan hingga ke level yang cukup berat.
Hal ini akan sangat berguna untuk melatih lidah serta mengurangi pengaruh reseptor nyeri pada lidah. (*)
Keren Gedung ini Akan Jadi Taman Vertikal Pertama ..
Belakangan ini sejumlah taman vertikal dibuat di beberapa wilayah di seluruh dunia.
Beberapa yang terkenal ada di Italia dan Meksiko. Sekarang, salah satu firma arsitektur asal Italia sedang merencanakan pembangunan taman vertikal ini di Tiongkok.
Perusahaan bernama Stefano Boeri Architetti ini akan membangun taman vertikal pertama di Asia tepatnya pada Provinsi Nanjing, Tiongkok.
Bentuk bangunan ini akan terdiri dari dua gedung tinggi. Nama dari gedung ini adalah Vertical Forest atau Nanjing Green Towers.
Bangunan ramah lingkungan ini direncanakan akan selesai pada tahun 2018. Di dalamnya akan terdapat 600 pohon tinggi, 500 pohon sedang, dan 2.500 pepohonan kecil serta semak-semak.
Semua tanaman tadi akan menutupi area kurang lebih 6.000 meter persegi.
Menurut Stefano Boeri Archietti, taman vertikal ini akan membantu mengembalikan biodiversitas.
Dalam setahun, bangunan ini bisa menyerap 25 ton karbon dioksida sekaligus memproduksi 60 kilogram oksigen per hari.
Gedung yang lebih tinggi akan memiliki tinggi 200 meter. Di dalam gedung ini akan ada museum, klub, dan sekolah bertema lingkungan.
Gedung kedua yang disebelahnya akan memiliki tinggi 108 meter. Di sana akan diisi oleh hotel Hyatt dan bagian atapnya akan dijadikan kolam renang. Asyik, bukan?
(tb/intisari/sw)
Beberapa yang terkenal ada di Italia dan Meksiko. Sekarang, salah satu firma arsitektur asal Italia sedang merencanakan pembangunan taman vertikal ini di Tiongkok.
Perusahaan bernama Stefano Boeri Architetti ini akan membangun taman vertikal pertama di Asia tepatnya pada Provinsi Nanjing, Tiongkok.
Bentuk bangunan ini akan terdiri dari dua gedung tinggi. Nama dari gedung ini adalah Vertical Forest atau Nanjing Green Towers.
Bangunan ramah lingkungan ini direncanakan akan selesai pada tahun 2018. Di dalamnya akan terdapat 600 pohon tinggi, 500 pohon sedang, dan 2.500 pepohonan kecil serta semak-semak.
Semua tanaman tadi akan menutupi area kurang lebih 6.000 meter persegi.
Menurut Stefano Boeri Archietti, taman vertikal ini akan membantu mengembalikan biodiversitas.
Dalam setahun, bangunan ini bisa menyerap 25 ton karbon dioksida sekaligus memproduksi 60 kilogram oksigen per hari.
Gedung yang lebih tinggi akan memiliki tinggi 200 meter. Di dalam gedung ini akan ada museum, klub, dan sekolah bertema lingkungan.
Gedung kedua yang disebelahnya akan memiliki tinggi 108 meter. Di sana akan diisi oleh hotel Hyatt dan bagian atapnya akan dijadikan kolam renang. Asyik, bukan?
(tb/intisari/sw)




