Pevita Pearce berpose di sela konferensi pers Garnier Sakura Garden Festival 2015 di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (5/12/2015).
JAKARTA - Dikenal dengan pribadi yang anggun, artis peran dan model iklan Pevita Pearce (23) mengaku pernah melakukan aksi gila saat masih duduk di bangku SMA.
"Banyak hal gila yang saya lakukan sama sahabat. Saking gilanya, aku susah share ke kalian (peliput). Tapi salah satunya pernah cabut sekolah he-he-he," ucapnya dalam wawancara usai jumpa pers Garnier Sakura Garden Festival 2015 di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (5/12/2015) sore.
Tak tanggung-tanggung, ia bersama para sahabatnya bolos sekolah hingga ke Singapura. Mereka lakukan hal "gila" ini dalam sehari saja.
"Kami dapat tiket murah. Terus kami ke Singapura, pulang-pergi. Mau coba Universal Studio yang baru buka waktu itu he-he-he," kata Pevita.
"Fun. Tapi jangan dicontoh ya," tambah pemain film Lost in Love itu sambil tertawa lepas.
(Kompas.com)
Blog Berita-berita terhangat dan Berita yang terkumpul dari berbagai portal berita ternama.
Sabtu, 05 Desember 2015
Bahaya Menghilangkan Tulang Rusuk Seperti Pixee Fox
Seorang wanita bernama Pixee Fox yang baru saja menjalani operasi pengangkatan enam tulang rusuknya, diduga mengalami gangguan dismorfik tubuh.
Orang yang mengalami gangguan mental ini selalu merasa khawatir dengan penampilan fisiknya. Mereka akan menjalani operasi bedah plastik untuk menyempurnakan penampilan fisik sesuai keingingan.
Orang yang mengalami gangguan mental ini selalu merasa khawatir dengan penampilan fisiknya. Mereka akan menjalani operasi bedah plastik untuk menyempurnakan penampilan fisik sesuai keingingan.
Seperti yang dilakukan Fox, ia bermimpi untuk memiliki tubuh seperti Barbie, tokoh kartun Jesica Rabbit dan tinkerbell, sehingga mengangkat enam tulang rusuknya. Operasi yang dijalani Fox sangat berisiko tinggi.
Itulah mengapa sebagian besar ahli bedah plastik di Amerika Serikat tidak mau memenuhi permintaan Fox, karena menyadari risiko medis yang akan dihadapi wanita berusia 25 tahun itu.
Seperti dikutip dari Foxnews, tulang rusuk berfungsi sebagai pelindung banyak organ-organ penting dalam tubuh. Tulang rusuk melindungi hati, ginjal, limpa, dan paru-paru.
Menghilangkan bagian tubuh yang berfungsi sebagai pelindung dinilai tidak pantas dan tidak etis, karena hanya akan menyebabkan kerusakan organ-organ tersebut. Operasi Fox dianggap terlalu ekstrem untuk alasan kecantikan sekalipun.
Menghilangkan bagian tubuh yang berfungsi sebagai pelindung dinilai tidak pantas dan tidak etis, karena hanya akan menyebabkan kerusakan organ-organ tersebut. Operasi Fox dianggap terlalu ekstrem untuk alasan kecantikan sekalipun.
Fox bisa mengalami luka berat hingga cacat fisik karena bedah plastik yang dilakuannya. Dokter Manny Alvarez khawatir, Fox yang memiliki lebih dari 150.000 pengikut di media sosial menjadi inspirasi penggemarnya.
Fox sudah menjalani puluhan operasi bedah plastik hampir untuk seluruh bagian tubuhnya. Operasi terbaru yang dilakukannya yaitu pengangkatan tulang rusuk untuk membuat ukuran pinggangnya sangat kecil.
Menurut dokter, orang yang mengalami gangguan ini sangat butuh konseling dari tenaga profesional.
Menurut dokter, orang yang mengalami gangguan ini sangat butuh konseling dari tenaga profesional.
(Kompas.com)
"Kalau Nyanyi Himne Guru, Ingat Ya Liriknya Sudah Berubah"
Jessi CarinaKompetisi lari "Teacher Run" yang diikuti 2000 guru dari Jabodetabek. Diselenggarakan di Pasar Seni, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (5/12/2015).
JAKARTA - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Sumarna Surapranata mengingatkan kembali soal perubahan lirik lagu Himne Guru yang masih sering dilupakan masyarakat.
Hal ini dia sampaikan setelah mendengar perwakilan murid dari SD Tarakanita 2, Jakarta Selatan, Farel, salah menyanyikan lagu Himne Guru.
Farel menyanyikan lagu Himne Guru ketika pembukaan kompetisi Teacher Run dalam kegiatan Hari Untuk Guru di Pasar Seni, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (5/12/2015).
"Mana Dik Farel? Besok kalau nyanyi lagu itu lagi, ingat ya liriknya sudah berubah," ujar Sumarna di Pasar Seni, Ancol, Sabtu.
Lirik yang dimaksud oleh Sumarna adalah lirik di bait terakhir lagi tersebut. Kalimat "engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa" telah diubah menjadi "engkau patriot pahlawan bangsa, pembangun insan cendekia".
Lirik itu berubah sejak tahun 2006. Namun rupanya masih banyak orang lupa atau bahkan belum mengetahui perubahan itu.
Sumarna bercerita ketika Kemendikbud merayakan Hari Guru beberapa waktu lalu, penyanyi sempat salah menyanyikan lirik lagu Himne Guru ketika sedang latihan. Untungnya, lagu dibawakan dengan benar pada pelaksanaannya.
Menurut Sumarna, terdapat banyak perbedaan dengan berubahnya lirik Himne Guru. Dia mengatakan, kalimat "tanpa tanda jasa" justru terkesan mengurangi pentingnya profesi guru.
Padahal, peran guru sangat besar sekali. Menggantinya dengan "pembangun insan cendekia" membuat profesi guru terangkat dan mulia.
Ia mengatakan, guru sangat berjasa dan merupakan orang yang ikut membangun masyarakat. "Jadi guru itu orang hebat. Kalau tanpa tanda jasa seperti berarti tidak berjasa," ujar dia.
(Kompas.com)
JAKARTA - Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Sumarna Surapranata mengingatkan kembali soal perubahan lirik lagu Himne Guru yang masih sering dilupakan masyarakat.
Hal ini dia sampaikan setelah mendengar perwakilan murid dari SD Tarakanita 2, Jakarta Selatan, Farel, salah menyanyikan lagu Himne Guru.
Farel menyanyikan lagu Himne Guru ketika pembukaan kompetisi Teacher Run dalam kegiatan Hari Untuk Guru di Pasar Seni, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (5/12/2015).
"Mana Dik Farel? Besok kalau nyanyi lagu itu lagi, ingat ya liriknya sudah berubah," ujar Sumarna di Pasar Seni, Ancol, Sabtu.
Lirik yang dimaksud oleh Sumarna adalah lirik di bait terakhir lagi tersebut. Kalimat "engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa" telah diubah menjadi "engkau patriot pahlawan bangsa, pembangun insan cendekia".
Lirik itu berubah sejak tahun 2006. Namun rupanya masih banyak orang lupa atau bahkan belum mengetahui perubahan itu.
Sumarna bercerita ketika Kemendikbud merayakan Hari Guru beberapa waktu lalu, penyanyi sempat salah menyanyikan lirik lagu Himne Guru ketika sedang latihan. Untungnya, lagu dibawakan dengan benar pada pelaksanaannya.
Menurut Sumarna, terdapat banyak perbedaan dengan berubahnya lirik Himne Guru. Dia mengatakan, kalimat "tanpa tanda jasa" justru terkesan mengurangi pentingnya profesi guru.
Padahal, peran guru sangat besar sekali. Menggantinya dengan "pembangun insan cendekia" membuat profesi guru terangkat dan mulia.
Ia mengatakan, guru sangat berjasa dan merupakan orang yang ikut membangun masyarakat. "Jadi guru itu orang hebat. Kalau tanpa tanda jasa seperti berarti tidak berjasa," ujar dia.
(Kompas.com)
Jumat, 04 Desember 2015
Baju Anak Pangeran William Seharga Rp1,1 Juta
THE Duchess of Cambridge, Kate Middleton, dikenal dengan selera penampilan yang tinggi. Tentunya hal ini kemungkinan akan diikuti pula oleh sang anak, Putri Charlotte.
Ini terlihat dari foto yang diambil oleh Kate belum lama ini. Saat itu, Putri Charlotte tengah tertawa dan memainkan boneka anjing. Seraya duduk di atas kursi kotak-kotak, Putri Charlotte mengenakan high street dress motif floral seharga £21 atau setara dengan Rp460 ribuan. Dress tersebut merupakan lansiran retailer asal Prancis, m&h, dan merupakan hadiah untuk Putri Charlotte dan Pangeran George dari pengasuhnya asal Spanyol, Maria Teresa Turrion Borrallo.
Selain dress, Putri Charlotte juga mengenakan kardigan berwarna pink. Kardigan tersebut bukan berasal dari m&h melainkan Kate membelinya dari brand Little White Company dengan harga Rp1,1 juta.
Namun, sayangnya item tersebut sudah tidak tersedia lantaran perusahaan kehabisan bahan untuk desain yang sama. Mereka mengaku cukup kewalahan dengan permintaan yang cukup banyak.
“Saya hanya memiliki 10 meter untuk busana tersebut. Saya mendapat permintaan dari Amerika, tetapi itu untuk 22 busana dan saya tidak bisa. Karena pabrik yang membuatnya di Valencia sedang persiapan untuk membuat busana musim panas 2016 dan musim dingin mendatang,” tutur pemilik Little White Company, Margarita Pato Cid.
Ini bukan kali pertamanya Kate mendandani Putri Charlotte dengan label asal Spanyol. Setelah kelahiran di bulan Mei lalu, Putri Charlotte mengenakan topi dari brand Spanyol bernama Irulea, yang dibelikan oleh pengasuhnya. Demikian dilansir Dailymail, Jumat (4/12/2015)
Pengadilan Inggris Perintahkan Penangkapan Bankir Putin
LONDON – Pengadilan Inggris telah mengeluarkan surat penangkapan terhadap seorang miliuner Rusia, Sergei Pugachev. Pria yang dijuluki sebagai bankir (Presiden Rusia, Vladimir) Putin karena hubungan dekatnya dengan sang presiden, kini tengah berkonflik dengan Kremlin yang menyita bisnis dan kekayaannya.
Pugachev menjadi buronan Pemerintah Rusia setelah dituduh menggelapkan uang pajak senilai 75,6 miliar Rubel untuk dialirkan ke bank sahamnya di Mezhprombank. Pugachev membantah tuduhan tersebut, dan mengatakan bahwa hal itu hanyalah alasan untuk menyita asetnya setelah hubungannya dengan Presiden Vladimir Putin memburuk.
Lembaga Penyimpanan Negara Rusia (DIA) meminta pengadilan Inggris untuk membekukan semua aset global Pugachev, dan memerintahkan sang miliuner, untuk menyerahkan paspor Rusia dan Prancisnya dan tinggal di Inggris, sementara penyelidikan dilakukan.
Namun, Pugachev yang tinggal di London bersama kekasih dan ketiga anaknya justru melarikan diri ke Nice, Prancis pada Juni lalu, sehingga Pemerintah Rusia memasukkannya ke dalam daftar pencarian Interpol.
“Pengadilan tinggi telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Sergei Victorovich Pugachev,” demikian pernyataan dari DIA, sebagaimana dilansir dari The Guardian, Jumat (4/12/2015).
Pengadilan Inggris telah memerintahkan Pugachev untuk menghadiri pemeriksaan yang diajukan oleh DIA atas 17 tuduhan yang dikenakan kepadanya.
Pemeriksaan berikutnya dijadwalkan akan dilakukan pada 7 Desember mendatang, namun, jika Pugachev mangkir seperti pada pemeriksaan-pemeriksaan sebelumnya maka ia terancam hukuman penjara selama dua tahun.
Perwakilan Pugachev di London mengatakan bahwa kliennya tidak dapat kembali karena khawatir akan keselamatannya. Dia mengatakan bahwa ada perintah pembunuhan atas dirinya, dan ada orang yang telah merencanakan untuk menghabisinya di Inggris.
HT Pastikan Akan Tangkal Radikalisme di Indonesia
JAKARTA - CEO MNC Group Hary Tanoesoedibijo (HT), berkomitmen untuk menangkal bahaya radikalisme di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya usai diundang Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan.
Dalam pertemuan tersebut, HT menjelaskan, saat ini doktrin radikalisme telah sampai di Tanah Air. Oleh karenanya, sebagai salah satu bos media di Indonesia, HT berkomitmen untuk membantu dalam menangkal radikalisme dari sisi pemberitaan terhadap permasalahan ini.
"Jadi pertemuan ini, pak Luhut sebagai Menkopolhukam menyampaikan tentang bahayanya radikalisme di Tanah Air. Jadi kami semua diimbau untuk ikut membantu terkait dari sisi pemberitaan. Saya rasa itu baik sekali karena kita juga harus waspada," kata HT di Gedung Menkopolhukam, Jalan Medan Medeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (4/12/2015).
Lulusan Carleton University ini memastikan, radikalisme telah menjalar hingga ke pelosok negeri ini. Oleh karenanya, negara harus mampu membentengi rakyatnya lantaran sistem doktrinisasi radikalisme yang semakin canggih.
"Radikalisme sudah menjalar ke mana-mana, dan juga bukan hanya yang sifatnya tradisional. Mereka sudah cangih juga pakai sosial media dan lain sebagainya," pungkas suami Liliana Tanaja Tanoesoedibjo itu.
15 Korban Tewas Longsor di Bengkulu Belum Ditemukan
BENGKULU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu menyebutkan dari 18 orang korban longsor yang tewas di Bengkulu, sebanyak 15 korban belum ditemukan.
Menurut Pusat Pengendali Operasi (Pusdaops) BPBD Provinsi Bengkulu, Edwar, tiga orang yang ditemukan, satu orang selamat dengan kondisi patah kaki, dan dua orang meninggal.
"Jenazah korban menuju posko dari lokasi longsor," kata dia di Bengkulu, Jumat (4/12/2015).
Dua orang korban meninggal tersebut kata Edwar, bernama Munggi dan Yan. Sementara korban selamat bernama Irzal.
"Korban selamat kita bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan," katanya.
Untuk korban yang belum ditemukan, BPBD bersama instansi terkait sedang berupaya maksimal melakukan pencarian agar segera ditemukan dan dievakuasi.
"Semua tim sudah bergerak ke lokasi kejadian," kata dia.
Tim penyelamat yang turun ke lokasi bencana, kata Edwar yakni, personel dari BPBD terdekat dari lokasi yakni BPBD Bengkulu Utara, BPBD Kabupaten Lebong, dinas sosial, masyarakat setempat, PMI, TNI dan Polri.
"Upaya pencarian terhambat karena keterbatasan peralatan, dan lokasi yang sulit," ujarnya.
Diketahui, bencana longsor itu terjadi di Dusun Karang Sulu, Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Ini setelah hujan deras yang terjadi sejak Rabu 2-3 Desember 2015.
Bencana tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, 18 orang warga beserta sejumlah pondok yang berlokasi di kebun warga ikut tertimbun longsor.
Status Bromo Naik Menjadi Siaga
MALANG - Status Gunung Bromo naik dari Waspada menjadi Siaga sejak hari ini pukul 14.00 WIB. Naiknya status ini membuat lautan pasir harus steril dari wisatawan.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Ayu Dewi Utai menginformasikan, sesuai informasi PVMBG, Balai Besar TNBTS menutup kaldera (lautan pasir, kawah, dan savana) dari seluruh kegiatan wisata.
"Sunrise masih bisa dinikmati dari Gunung Penanjakan, Bukit Setya, dan Bukit Cinta," kata Ayu, Jumat (4/12/2015).
Menurutnya, pintu masuk ke Penanjakan hanya melalui Wonokitri, Pasuruan. Sedangkan dari Probolinggo dan Malang ditutup karena harus melewati lautan pasir.







