Kamis, 24 September 2015

Ekspor Bawang dan Jagung, Pemerintah Hemat Devisa Rp50 Triliun



JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah sampai saat ini sudah mengekspor cabai dan juga jagung. Amran mengklaim, pemerintah telah mengekspor sekitar 2000 ton bawang merah dan juga 400 ribu ton jagung.
"Dulu rencana impor, tahun ini gak ada impor kita ekspor. Jagung sudah ekspor juga, memang ada impor tapi lebih rendah dari tahun sebelumnya dan ekspor sudah ada 400 ribu ton," kata Amran di Jakarta, Kamis (24/9/2015).
Menurut Amran, pemerintah sempat memiliki rencana impor bawang pada saat sebelum bulan Ramadan 2015. Namun, hasil produksi bawang nasional yang membaik, rencana impor pun tidak dilakukan.
"Jadi perlu dicatat bahwasannya pemerintah khususnya pertanian sampai hari ini menghemat devisa sampai Rp50 triliun," tambahnya.
Kendati demikian, Amran mengklaim, kebutuhan holtikultura nasional, seperti cabai, bawang, hingga jagung sudah cukup dan tidak ada upaya impor untuk merealisasikannya.
"Cukup, tidak ada impor bawang, cabai," tutupnya. (fsl)
(Okz/wdi)

Bella Shofie Salat Id dengan Istri Pertama Suryono



MAKASSAR- Sholat Ied di Hari Raya Idul Adha tahun ini nampaknya sangat berkesan bagi Bella Shofie. Hari ini Bella melangsungkan salat Id bersama istri pertama Suryono, Ridhowati, dan putrinya Maharani, di Sulawesi Selatan, Makassar.
Foto tersebut langsung ia unggah di akun Instagram miliknya. Di foto tersebut ketiganya terlihat sangat akrab. Begitu pun Ridhowati yang nampak nyaman berdampingan dengan Bella.
Bella juga mengungkapkan kebahagiaannya sekaligus memohon kepada para pengikutnya di Instagram agar tidak memberikan komentar negatif.
"Bersama kak Ridhowati dan anakku Maharani tersayang. Aku mohon dengan sangat komentarlah yang baik-baik ya, jangan sedikitpun ada kata-kata kasar yang keluar karena sakit hati sekali bacanya kalian menghina keluargaku. 
Kita di sini berkeluarga baik-baik saja dan alhamdulillah selalu rukun, jangan orang-orang di luar selalu berfikir negatif. Terima kasih banyak atas pengertiannya ya," tulis Bella di judul fotonya.
Melalui foto tersebut, Bella Shofie ingin menunjukan bahwa hubungannya dengan istri pertama Suryono dan anak tirinya baik-baik saja.
(Okz/cin)

Penyakit Langka Gerogoti Wajah Pria Asal Vietnam



BERBARING di tempat tidur darurat, Huynh Van Dat hanya bisa mendengar ratapannya sendiri.Tangan kurus yang terlihat memegangi dada kurus, di mana tulang rusuknya terlihat menonjol di balik kulitnya yang mengendur. Tapi yang paling mengejutkan dari semua adalah wajahnya.
Kulit dan bentuk wajah luarnya habis dan hanya menyisakan daging busuk.Kondisi ini terjadi akibat penyakit misterius yang perlahan-lahan memakan atap mulut, pipi, dan matanya. Pria 51 tahun dari Saigon di Vietnam Selatan ini tidak lagi bisa makan dan nyaris tidak bisa bicara.
Dalam video yang diambil oleh media lokal, lidahnya terlihat bergerak melalui kawah di wajahnya dan ia jelas merasakan sakit.Setelah kisah memilukannya muncul di media, dokter top di negeri tersebut pun sepakat untuk menangani kasus tersebut.
Istri Dat, Huynh Thi Trieu, mengatakan bahwa meskipun ia tidak bisa lagi makan dengan benar atau berbicara, dia masih sehat jasmani dan ia sangat menyadari nasib mengerikan yang telah ia derita sejak gejalanya dimulai 11 tahun yang lalu.
Trieu, yang juga 51 tahun, mengatakan kondisi suaminya yang pertama muncul dengan sendirinya pada tahun 2004, ketika ia mulai mimisan tiga atau empat kali sehari. "Dia mencoba obat-obatan tradisional, tetapi tidak ada perbaikan. Masalah juga terjadi pada matanya yang terus-menerus berair,” ungkapnya.
Dat pergi ke Rumah Sakit Hoa Hoa di Saigon untuk diperiksakan kondisinya. Dokter menyadari ada masalah dengan partisi hidungnya yang didiagnosis sebagai septum hidung menyimpang sebelum akhirnya dioperasi.
Tapi itu tampaknya tidak memperlambat laju penyakit. Setahun kemudian, setiap kali Dat minum air, air itu masuk ke dalam hidung melalui lubang di langit-langit mulutnya. Beberapa bulan kemudian, lubang semakin besar dan Dat menjalani operasi lebih lanjut setelah hidungnya runtuh dan gagal.
Meskipun diberitahu operasi lain bisa memecahkan masalah, ia tidak mampu membiayai semua perawatan medis yang diperlukan. Ketika dananya habis, ia kembali ke rumah dan mencoba untuk menyembuhkan diri dengan menggunakan obat tradisional.
“Penyakit, yang dimulai dengan sebuah lubang di hidungnya, semakin parah dan memakan hidung, rahang atas, dan matanya. Memang tidak ada perdarahan, tetapi ketika ia masih bisa berbicara dia mengatakan kepada kami ia sangat kesakitan,"tutur sang istri, sepeti dilansir dari Dailymail, Kamis (24/9/2015).
Dat yang sekarang buta menghabiskan hari-harinya dengan berbaring di tempat tidur daruratnya. Sementara ia hampir tidak bisa bicara, ia masih memiliki kemampuan untuk menyentuh dan mendengar. Meskipun kondisinya mengerikan, istri Dat mengatakan keluarga sekarang terlalu miskin untuk membawanya ke rumah sakit.
Tapi setelah cerita dan gambar Dat beredar di media lokal, tim medis mengunjunginya dan berjanji untuk melakukan apa yang mereka bisa untuk membantu untuk meringankan penderitaannya. Namun laporan tidak menunjukkan apakah pengobatan akan dimulai atau apakah ada harapan untuk memperbaiki kerusakan yang didapt Dat.
(Okz/ren)

Ini Penyebab Tragedi Mina



MAKKAH - Dari update terbaru korban jiwa tragedi Mina sudah sebanyak 244 orang yang menjadi korban jiwa dengan lebih dari 400 orang mengalami luka-luka, ketika ratusan ribu umat muslim sedang melakukan ibadah lempar Jumrah di Mina.
Insiden ini menurut Mansour al-Turki, Kepala Pasukan Keamanan Saudi, diakibatkan oleh kepanikan dari orang-orang yang sedang melempar batu ke arah tugu.
Penginjakan dimulai ketika beberapa jamaah mulai berjatuhan, dan adanya keadaan yang panik dari beberapa jamaah yang berusaha keluar dari kerumunan yang sudah tidak mulai kondusif sehingga berakhir dengan bertambahnya jumlah korban yang terinjak-injak, seperti yang dilansir dari Israel Nation News, Kamis (24/9/2015).
Ini adalah insiden penginjakan terparah di Makkah semenjak tahun 1990, sebanyak 1.426 orang meninggal dunia.
(Okz/hmr)

Jupe Unggah Foto Gaston dengan Kalimat Sindiran



JAKARTA - Julia Perez atau yang akrab disapa Jupe mengundang perhatian setelah mengunggah foto mantan kekasihnya, Gaston di Instagram dengan kalimat sindiran.
Baru-baru ini, aktris dan penyanyi 35 itu memasang foto Gaston bertuliskan kalimat pedas, "Panitia kurban, ini saya kurbankan kambing bandot Argentina. Hibahkan ke cabe-cabean yang membutuhkan."
Publik pun bertanya-tanya apakah pedangdut itu masih sakit hati pada Gaston karena pernah menduakannya.
Saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat, Jupe mengaku foto itu diunggah jutsru karena ia kesal pada Gaston yang masih suka mengajaknya bertemu.
“Awalnya aku kirim foto itu ke dia, baru aku taruh di Instagram. Habis aku masih kesal karena dia suka ngajakin aku jalan terus, nongkrong bareng," kata Jupe 
"Aku cuma mikir mungkin dia (Gaston) lagi enggak ada yang bisa diajak jalan mungkin, makanya gangguin aku terus," tutup Jupe.
(Okz/cin)

Raffi Ahmad Tak Pernah Absen Berkurban



JAKARTA- Berkurban di hari raya Idul Adha sudah menjadi tradisi bagi keluarga Raffi Ahmad. Tahun ini, Raffi berkurban dengan dua ekor sapi dan tiga ekor kambing
Penyembelihan hewan-hewan kurban itu digelar di rumah Raffi di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2015). "Ini sudah seperti tradisi dalam keluarga kami," ujar Raffi, yang didampingi ibundanya Ami Qanita.
Raffi mengaku ia mulai rutin berkurban saat Idul Adha ketika sudah memiliki penghasilan sendiri. Selain di kediamannya, penyanyi dan pembawa acara ini juga berkurban dua ekor sapi di sebuah panti di kawasan Puncak, Jawa Barat. Raffi memberikan daging kurban untuk warga tak mampu di sekelilingnya.
"Semua buat orang yang ada di sekeliling. Kurban di Jakarta buat orang-orang yang kerja sama aku dan keluarga," tandasnya.
(Okz/cin)

Aneka Menu Resep Masakan Daging Idul Adha



Selamat Hari Raya Idul Adha bagi umat muslim diseluruh dunia ...
saat idul adha pasti kita dapat daging qurban dari masjid yang ada di sekitar tempat kita tinggal, kadang bingung akan memasaknya menjadi apa.

karena daging yang kita dapat tidak seperti yang kita beli dipasar, dapat memilih bagian apa, setiap masakan pasti membutuhkan bagian daging tertentu.

untuk itu Nyolong News kumpulkan beberapa resep olahan daging qurban berikut ini 

Resep Sop Kambing




Saran penyajian: 4 orang
Bahan bahan
300 gr daging paha kambing muda
300 gr iga kambing
Air 3 liter
1 lembar daun salam
2 sdt garam
1 sdt merica halus
4 sdm minyak goreng
1 butir biji pala, belah
4 cm kayu manis
3 butir cengkeh dan 2 buah kapulaga
3 buah kentang
1 buah wortel
2 batang daun bawang
2 batang seledri
7 biji bawang putih yang sudah di haluskan
3 sdm minyak samin
1 bawang bombay
Penyedap rasa sapi secukupnya
Bahan pelengkap
Bawang goreng
Jeruk limau
Emping goreng
Sambal merah / soto
Daun bawang iris
Daun seledri
Tomat cherry
Cara Membuat
  1. Potong daging kambing sesuai selera dan tulang kambing sepanjang 3-4cm, masukan daging kambing ke dalam air yang mendidih. Masak dengan api sedang, masukan daun salam, sedikit wortel dan bawang bombay untuk menetralisir rasa kambing. Masak sampai daging kambing lunak.
  2. Saring kaldu sebanyak 1.5 liter, bila cairan berkurang tambahkan air mendidih secukupnya, angkat daun salam, wortel dan daun bawang.
  3. Panaskan minyak di dalam wajan, tumis bawang bombay, bawang putih halus, masukkan kayu manis, pala, cengkeh dan merica. Aduk hingga aromanya keluar, angkat. Masukan bumbu tumis kedalam panci tambahkan minyak samin.
  4. Potong wortel dan kentang sesuai selera, masukkan ke dalam sop, masak hingga sayuran matang dan bumbui beserta minyak samin.
  5. Masukkan sop beserta daging dan tulangnya ke dalam mangkuk saji. Taburi bawang goreng, bawang daun iris, daun seledri dan perasan jeruk limau, sajikan bersama sambal

2. Resep Kambing Bakar Balanga khas Gorontalo




Bahan untuk 3 sampai 4 porsi
500 gram daging kambing
50 gram cabe merah keriting, tumbuk halus
50 gram bawang putih, iris
200 gram bawang merah, iris
50 gram jahe, tumbuh halus
50 gram ketumbar bubuk
200 gram serai, ambil bagian putih dan geprek
50 gram campuran bumbu: jintan, ketumbar, lada, cengkeh, pala, kaya manis, kapulaga, disangrai kemudian dihaluskan
2 sdm Kecap
Garam dan lada secukupnya
Minyak goreng secukupnya
Cara memasak
1. Tumis bawang merah dan bawang putih iris sampai kemerahan
2. Masukkan cabe halus, jahe halus, ketumbar bubuk, campuran bumbu dan serai
3. Masukkan daging, aduk rata
4. Tambahkan Kecap Bango
5. Tambahkan garam dan lada sesuai selera
6. Masak sampai empuk (bisa tambahkan sedikit air)

3. Resep Sate Matang


Bahan:
300 gram daging kambing
Bumbu untuk Membakar Sate:
1 sdt ketumbar
1 butir bawang putih
1 butir bawang merah
1 batang serai
1 ruas jari jahe
1 ruas lengkuas
2 cm kunyit
2 butir kemiri
Garam secukupnya
Gula merah secukupnya
Cara memasak:
1. Haluskan bumbu
2. Tumis bawang putih, masukkan halusan bumbu dan daging sebentar aja sampai bumbu meresap
3. Angkat, susun daging ditusuk sate, lalu bakar
Bumbu Kacang
2 ons kacang tanah, goreng lalu haluskan
1 butir bawang putih untuk menumis
2 lembar daun salam
1 lembar daun jeruk purut
2 lembar daun pandan
1 batang kecil serai
1 batang kayu manis
2 ons cabe kering
500 ml santan
1 sdm gula putih
gula merah secukupnya
Cara memasak:
1. Tumis semua rempah-rempah sampai harum
2. Masukkan santan, tunggu sampai sedikit mendidih
3. Masukkan kecang tanah yang sudah dihaluskan bersama cabe kering
4. Aduk sampai mendidih dan mengental hingga mengeluarkan berminyak
5. Tambahkan kecap Bango di atas sajian sate
Bahan Kuah Soto Sate Matang
1/2 liter air matang
1 sdt ketumbar
1 butir bawang putih
1 butir bawang merah
1 batang serai
1 ruas jari jahe
1 ruas lengkuas
2 cm kunyit
2 butir kemiri
1/2 butir kelapa, dibuat santan
Garam secukupnya
Gula merah secukupnya
Cara memasak:
1. Rebus tulang daging kambing dengan air matang hingga mendidih sampai empuk
2. Semua bumbu dicampur menjadi satu dan dihaluskan ke dalam rebusan daging
3. Masukkan santan ke dalam rebusan daging yang telah dicampur dengan semua bumbu
4. Tambahkan daun bawang prei, daun sop, daun jeruk purut, daun salam, daun pandan, kayu manis, kapulaga, ketumbar, dan penyedap rasa.

Tips dalam Mengolah Kambing
Sebelum diolah menjadi makanan yang sehat, hindarkan daging kambing dari air. Cucilah daging kambing ketika anda sudah siap untuk mengolahnya, jika sudah terlanjur terkena air segera keringkan dengan lap bersih. Untuk menghilangkan bau khas dari daging kambing anda dapat memanfaatkan buah timun. Potong kecil timun dan remas-remas bersama daging kambing yang sudah dipotong-potong. Getah buah timun dipercaya mampu menghilangkan aroma kambing. Ada dua cara memasak pengolahan sop kambing, menggunakan susu full cream atau susu kambing dan dengan kuah bening.

(Zonakeren/sw)

Rabu, 23 September 2015

Benarkah pemerintah sebelum Jokowi hambat pembangunan kilang baru?



 Keberadaan kilang minyak di Indonesia cukup memprihatinkan. Selain sudah tua, kilang yang ada tidak mampu memproduksi dan mencukupi kebutuhan minyak rakyat Indonesia. Dengan alasan ini, pemerintah harus mengimpor minyak yang sudah diolah atau BBM.
Puluhan tahun Indonesia tidak membangun kilang baru. Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasutionmengatakan Indonesia sudah 22 tahun tak bangun kilang baru.
"Kalau industri katakanlah di hulu, sudah berapa tahun kita tidak bangun kilang minyak? Jawabannya 22 tahun. Itu terakhir kita bangun. Ada yang salah pada kebijakannya yang harus dibenahi," ujar Darmin dalam acara Rakernas Koordinator Asosiasi Kadin Indonesia diJakarta, Rabu (16/9).
Membangun kilang membutuhkan investasi yang sangat besar. Banyak pertimbangan yang harus dihitung sebelum membangun. Vice President for Corporate Communication PT Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, salah satu pertimbangan membangun kilang adalah supply minyak yang nanti mengisi. Jangan sampai kilang yang dibuat kosong dan merugikan.
"Investasinya mahal bisa mencapai USD 15 miliar satu kilang. Kita harus pertimbangkan pasokan," ucap Wianda ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Selasa (22/9).
Wianda menyebut, pertimbangan pertama membangun kilang adalah efisien. Ini harus dihitung dua arah antara produsen dan pemilik lokasi sumur atau kilang.
Kita harus memastikan kita bisa dapat supply aman selama 25 atau 30 tahun ke depan," katanya.
Namun demikian, sebenarnya banyak pihak yang menawarkan pembangunan kilang di Indonesia. Tapi batal.

[Mdk/idr]

Pasca Show di New York, Anniesa Hasibuan Siap Go International Lagi di 2016



Jakarta - Desainer Anniesa Hasibuan baru saja menampilkan karyanya di Couture Fashion Week 2015, New York. Setelah sukses memamerkan karya di jantung kota Amerika Serikat, Anniesa tak berhenti. Dia akan kembali go international pada 2016.

"Tahun depan ada tawaran di Paris Couture Fashion Week. Aku juga diminta ikut lagi Couture Fashion Week, New York, tapi aku masih akan rembukan lagi dengan tim," ujar desainer yang merilis koleksi bertajuk Sasikirana di New York itu.

Anniesa semangat untuk terus berkarya dan berkancah di dunia internasional setelah melihat busana rancangannya mendapat apresiasi positif di New York. "Semua tiket kemarin sold out. Apresiasi orang itu yang sangat berarti," katanya saat berbincang dengan Wolipop di Hotel Ritz Carlton, Central Park, New York, baru-baru ini.

Desainer yang sebelumnya sudah sukses berbisnis travel First Travel bersama suaminya, Andika Surachman itu, mengatakan, masih akan tetap setia merilis busana couture di masa mendatang. Anniesa berharap lewat karya couture, dia bisa menjadi desainer yang sukses seperti Oscar de la Renta.

"Kemarin ada penulis buku fashion yang menjuluki aku Oscar de la Renta. Semoga ke depan aku bisa seperti Oscar de la Renta, yang desainnya berkelas," tuturnya. Penulis buku yang dimaksud Anniesa adalah Daniel James Cole‎, seorang pengamat fashion asal Amerika Serikat. Daniel baru saja merilis buku berjudul History of Modern Fashion.

Busana couture yang mewah dan glamour memang menjadi ciri khas Anniesa. Pada setiap karyanya, dia pun selalu menerapkan palet emas yang menjadi favoritnya. "Melihat emas itu menunjukkan wanita paling tinggi derajatnya, mahal, tidak ternilai harganya," ucap Anniesa menjelaskan alasan kenapa emas menjadi warna khas karyanya. "Wanita mana yang tidak mau menjadi pusat perhatian. Dengan warna emas, mereka pun akan jadi pusat perhatian," ujarnya lagi.

Selain busana couture, Anniesa mengaku belum terpikir untuk membuat rancangan ready to wear, meskipun saat ini sudah banyak permintaan yang datang padanya. Biasanya kliennya memintanya membuatkan busana yang dia pakai sehari-hari. Seperti cardigan atau coat panjang yang menjadi andalannya saat berpergian.

Meskipun belum berencana merilis busana siap pakai, Anniesa mengungkapkan akan terus berkarya di dunia fashion. Dia ingin lebih mengembangkan lagi karirnya sebagai desainer. Namun di sisi lain, dia juga akan terus mendampingi sang suami yang juga terus mengembangkan usaha travel. "Aku tidak bisa diam di rumah. Jadi aku ingin jadi ibu rumah tangga yang juga berbisnis," pungkasnya.




(Dtk/eny/als)

Belasan Jam Arungi Laut, Terios SUV Pertama yang Mendarat di Maratua



MARATUA - Daihatsu Terios merupakan mobil sport utility vehicle (SUV) pertama yang sampai Pulau Maratua, Kalimantan Timur. Butuh perjuangan besar untuk bisa menyeberangkan Terios ke pulau tersebut.
"Terios menjadi SUV pertama yang berhasil mendarat di Maratua. Saya dengar dari peserta dan Tim Terios 7 Wonders, butuh perjuangan berat untuk bisa sampai. Mobil diangkut bukan dengan kapal feri atau kapal laut berukuran besar, hanya dengan kapal nelayan, dan menempuh waktu belasan jam," ujar Amelia Tjandra, direktur marketing ADM, di sela acara Terios 7 Wonders Wild Adventure Borneo.
Namun, kata dia, bukan hal baru bagi ADM memindahkan mobil Terios menggunakan kapal laut yang kecil. Di ekspedisi sebelumnya, memindahkan Terios juga membutuhkan perjuangan besar.
Tahun lalu, Terios bahkan menempuh perjalanan laut hingga 24 jam dari Kendari hingga Pulau Tomia di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Saat itu Terios juga diseberangkan menggunakan kapal kecil.
 
Bedanya, di ekspedisi tahun ini Terios yang digunakan adalah model terbaru dan beda dengan sebelumnya.
 
"Terios jadi yang pertama sampai di sini. Saya ada informasi kalau di Pulau Maratua, mobil kecil hanya sekira 15 unit. Semuanya pikap, dan salah satunya Gran Max. Jadi kalau biacara SUV, ini pertama," lanjut dia.
 
Perjuangan bukan hanya untuk mendatangkan dan mendaratkan Terios. Mobil akan dikembalikan ke pulau asal penyeberangan.
 
"Ini perjuangan bukan hanya perginya, pulangnya juga dia harus tempuh cara yang sama, naik lagi kapal. Diangkut belasan jam di lautan lepas," pungkas dia.
(Okz/ton)

Pilih Ban Tubeless atau Tubetype?



JAKARTA - Salah satu komponen kendaraan yang mendukung kinerja sepeda motor adalah ban. Seiring berkembangnya teknologi, kini ada dua pilihan jenis ban yakni tubeless dan tubetype. Bila dipandang dari segi bentuk keduanya sama, namun mana dari keduanya yang lebih baik.
Dwi Triono, manager technical service PT Gajah Tunggal Tbk, memilih tubeless. "Karena teknologi baru dan perawatannya juga mudah," jelas dia.
Lebih rinci, Dwi menjelaskan ban tubeless tidak menggunakan ban dalam dan terbuat dari struktur karet yang lebih tebal, sedangkan tubetype masih menggunakan ban dalam. Bla salah memasang ban dalam maka bisa terjepit dan ban tidak bisa bekerja dengan baik.
Selain itu menggunakan struktur karet tebal namun lebih ringan dibanding tubeless.
Bila dilihat secara fisik keduanya sulit untuk dibedakan. Sementara itu daya tahan, semua ban yang digunakan pasti mengalami kebocoran bila terkena benda tajam. Untuk ban tubeless risiko ban langsung kempis sangat kecil dibanding tubetype.
Soal perawatan keduanya sama saja tidak ada perbedaan.
"Perawatan cuma jaga tekanan angin. Bila ada benda kecil atau batu tajam yang menempel di kembangan ban lebih baik dibersihkan pada saat mencuci motor karena bila didiamkan lama kelamaan akan masuk ke ban dan bisa bocor," pungkas Dwi.
(Okz/ton)

Alasan Muhammadiyah Rayakan Idul Adha Hari Ini



JAKARTA - Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebayoran Baru, Edi Sukardi mengaku landasan pelaksanaan ibadah Idul Adha yang digelar di wilayahnya hari ini mengikuti keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Kendati berbeda dengan dengan keputusan pemerintah yang menetapkan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1436 H pada Kamis 24 September 2015 besok, namun Edi mengatakan hal itu tak akan memengaruhi kehidmatan warga Muhammadiyah.
"Memang itu lebih cepat sehari dari pemerintah, landasannya putusan majelis tarjih bahwa hilal sudah wujud pada tanggal 13 September 2015," katanya kepada wartawan di depan kampus UHAMKA, Jalan Limau 1 Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015).
Menurut Edi, berdasarkan putusan tersebut, PCM Kebayoran Baru langsung menyiapkan segala hal untuk memaksimalkan pelaksanaan salat Idul Adha tersebut.
Tak hanya sarana dan prasarana, Edi mengatakan pihaknya juga menerima 12 ekor sapi dan 21 ekor kambing untuk sebagai hewan kurban di wilayahnya.
"Penyembelihannya nanti jam 9. Pembagiannya kami bagi dua, ada kolektif dan juga pakai kupon pada mustahik," lanjutnya.
Selain itu, Edi juga menjelaskan pelaksanaan pemotongan hewan kurban itu dilakukan hari ini juga lantaran panitia salat Idul Adha serta panitia kurban dibentuk sekaligus.
"Kalau di tempat lain mungkin beda Mas, tapi di sini penyelenggaranya satu yang kami satukan sekarang," tandasnya.
(Okz/MSR)

Salat Idul Adha Sepi Jamaah di Tanah Abang



JAKARTA - Pagi ini sebagian masyarakat Indonesia melangsungkan Salat Idul Adha 1436 H. Namun, semarak perayaan Lebaran tidak terlalu terasa di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pantauan Okezone Salat Idul Adha yang diselenggarakan pengurus Muhammadiyah di sana sepi jamaah. Jalan KH Mas Mansyur yang ditutup untuk keperluan salat hanya diisi separuhnya.
Jamaah laki-laki yang mengikuti salat itu hanya empat shaf atau empat baris. Sedangkan jamaah perempuan yang mengikutinya terdiri dari lima shaf.
Meski salat di tengah jalan, lalu lintas di kawasan Tanah Abang ramai lancar. Hingga kini, polisi masih menutup jalan dan berjaga pada ruas jalan yang dipergunakan sebagai tempat salat itu.
Tahun ini memang ada perbedaan penetapan Idul Adha. Warga Muhammadiyah menetapkannya hari ini, sedangkan pemerintah menetapkan Idul Adha besok.
(Okz/abp)

Perlukah Bangun TPU Berkelas Internasional ??



JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta berencana membangun Tempat Pemakaman Umum (TPU) modern berkelas dunia. Rencananya, TPU modern tersebut akan dibangun di Kawasan Tegal Alur, Jakarta Barat.
Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati mengatakan, pembangunan TPU modern di DKI Jakarta nantinya akan berbeda dengan TPU San Diego Hills yang  berada di Karawang, Jawa Barat. Pembangunan akan dilakukan pada 2016 mendatang.
"Walau enggak sama kayak San Diego Hills, tapi setidaknya ada satu TPU yang bisa dibanggakan," ujar Ratna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 22 September 2015.
Ratna menjelaskan, pemakaman modern itu akan dibangun di atas lahan seluas 65 hektar yang berada di Tegal Alur, Jakarta Barat. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan perhitungan anggaran dan perencanaan sambil menunggu desain untuk pemakaman tersebut.
"Anggarannya belum dihitung karena saat ini masih dalam perencanaan. Tunggugrand desain-nya selesai," jelas dia.
Ratna berharap, proyek pemakaman modern ini dapat terealisasi. Karena keuntungan dari tempat pemakaman modern tersebut akan disalurkan ke-77 TPU yang sudah ada di Jakarta untuk perawatan dan lain-lainnya.
(Okz/Fal)

Rombongan pertama pengungsi Suriah tiba di Inggris


Rombongan pertama pengungsi Suriah yang akan ditempatkan di Inggris telah tiba di negara itu sejak pemerintah Inggris mengumumkan perluasan skema jaminan perlindungan terhadap mereka.
Pemerintah Inggris belum mengungkapkan berapa banyak jumlah pengungsi yang akan mendapat jaminan perlindungan tersebut.
Perdana Menteri Inggris telah berjanji akan menampung dan memberikan jaminan perlindungan kemanusiaan kepada 20.000 pengungsi Suriah sampai tahun 2020.
Dalam rancangan skema perlindungan itu, Inggris akan menampung pengungsi Suriah yang sangat rentan dan menghadapi resiko terbesar.
Mereka nantinya akan diberikan perlindungan hukum dan akses ke perumahan, pekerjaan, pendidikan serta, jika dibutuhkan, perawatan medis.
Namun demikian belum ada kesepakatan antara pemerintah pusat dan daerah tentang bagaimana mengelola dan memberikan dana kepada mereka.
Pemerintah Inggris juga belum mengungkapkan di mana mereka akan ditempatkan.

Tiap bulan 400 pengungsi

Inggris rencananya akan menampung sekitar 400 orang pengungsi setiap bulan untuk memenuhi target 20.000 pengungsi hingga lima tahun ke depan.
Kedatangan rombongan pertama pengungsi Suriah ke Inggris terjadi ketika para menteri Uni Eropa bersepakat atas rencana pembatasan jumlah migran yang menimbulkan kontroversi. Inggris memilih berada di luar skema itu, sementara sejumlah negara, seperti Ceko, Rumania, Slovakia dan Hungaria menolak.
David Cameron membahas krisis migran dengan Presiden Prancis Francois Hollande di sela-sela pertemuan pimpinan negara-negara Uni Eropa menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa pada Rabu (23/9).
Mereka sepakat bahwa KTT harus "fokus pada pendekatan yang lebih komprehensif dalam meningkatkan bantuan, khususnya untuk negara-negara tetangga Suriah agar lebih banyak pengungsi tinggal di sana", kata juru bicara Downing Street.
Mereka juga sepakat bahwa negara-negara Uni Eropa harus berbuat lebih banyak untuk mengembalikan para pendatang yang tidak memiliki alasan kuat untuk meminta suaka.

(bbcindonesia/sw)

5 Tips Terapkan Konsep Sederhana Hunian Tropis



JAKARTA - Menerapkan konsep hunian tropis pada rumah tinggal bukan sekadar memperbanyak bukaan, seperti jendela maupun taman di tengah rumah (patio). Penerapan konsep ini juga harus mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar rumah dan aspek-aspek alamnya.

Arsitek Cosmas Gozali mengatakan bahwa esensi dari hunian tropis tidak harus seputar bangunan rumah berjendela banyak atau bermaterial kayu. Ada beberapa kriteria sederhana konsep hunian tropis yang bisa Anda terapkan di rumah, yaitu sebagai berikut.

1. Arah hadap bukaan
Tujuan dibuatnya banyak bukaan pada hunian tropis tentu untuk mempermudah sirkulasi udara agar hawa ruangan tetap terjaga. Namun, hal itu harus mempertimbangkan kondisi dari lingkungan tersebut. 

Cosmas mencontohkan kondisi rumah di kawasan pegunungan dengan kecepatan angin yang tinggi. Menurut dia, ada baiknya bukaan justru hanya dibuat pada sisi bangunan yang tidak menghadap arah angin. Bila angin berhembus dari arah barat, bukaan dapat ditambahkan pada sisi utara dan selatan bangunan saja.

2. Atap lebar
Desain atap lebar, seperti atap rumah-rumah tradisional, bukan sekedar membuat fasad rumah tampak teduh ternaungi, tapi juga menjaga agar udara panas di dalam rumah terkumpul di area atas ruangan. Di beberapa sisi atap juga dibuat lubang angin agar udara panas tidak terjebak dan dapat keluar.

3. Rumah panggung
Kebanyakan rumah tradisional yang dibangun di bantaran sungai dibuat dalam bentuk rumah panggung dengan tujuan menjaga agar rumah tidak terendam ketika tinggi air bertambah. Namun, sebenarnya keberadaan ruang kosong di bagian bawah rumah memungkinkan udara mengalir dengan lancar dan menyejukkan ruangan di atasnya.

4. Jendela besar 

Banyak bukaan berupa jendela besar tentu mempermudah angin masuk ke dalam rumah sehingga interior terasa lebih sejuk. Tapi, bukan hanya itu manfaatnya. Keberadaan jendela besar juga memungkinkan sinar matahari masuk ke dalam rumah untuk mematikan bakteri-bakteri yang ada di ruang-ruang lembab.

5. Kamar mandi terbuka.

Salah satu ciri hunian tropis yang diadaptasi dari rumah tradisional adalah kamar mandi terpisah dan semi terbuka. Kamar mandi demikian memungkinkan matahari dapat menyinari dengan optimal sehingga kamar mandi tetap kering ketika tidak sedang digunakan. Cara itu dapat mencegah lumut, bakteri, ataupun jamur mengotori kamar mandi Anda.

"Konsep hunian tropis juga dapat didasarkan pada hal sederhana. Contohnya filosofi tersedianya ruang berkumpul. Ini bisa dilihat dari rumah adat Bali, Jawa, dan daerah lainnya yang selalu menyediakan ruang besar untuk berkumpul dengan keluarga atau kerabat. Itu juga merupakan kriteria rumah tropis," jelas Cosmas.


(Kompas.com)

RI Satu Terharu, Gubuk Reyotnya Diganti Baru...



ANGERANG - "RI Satu silakan maju ke depan," ujar pemandu acara memanggil dengan intonasi suara dan artikulasi jelas. Lelaki paruh baya berpeci miring dan berbaju koko pun beranjak dari tempat duduknya.

Dia berjalan perlahan menuju panggung acara. Dengan sikap malu-malu, lelaki sepuh berusia 78 tahun itu diperkenalkan oleh pemandu acara sebagai "RI Satu". Sontak para tamu undangan dan penduduk Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, bertepuk tangan riuh.

Sebutan "RI Satu" diberikan kepada penerima bantuan rumah instan sederhana sehat perdana hasil pengembangan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk atau RISHA-Indocement (RI), Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) dan Habitat for Humanity. Sementara penerima kedua, ketiga, dan seterusnya hingga mencapai 11 kepala keluarga dijuluki RI 2-RI 11.

Siapa "RI Satu" ini? Dialah Sarmin. Mengenal lebih dekat Sarmin, sama halnya dengan menyelami makna perjalanan panjang dan perjuangan hidup. Kerutan kasar yang menyapu paras, dan kulit legamnya adalah gambaran sempurna dari perjalanan panjang dan perjuangan hidup itu.



Sarmin yang beristri Unah adalah warga penerima bantuan RI. Sebelumnya, rumah sejoli ini dinilai relawan Habitat for Humanity sebagai tidak layak huni. Dindingnya terbuat dari bilik (anyaman bambu) yang sudah lapuk dan bolong di sana sini. Sarmin dan Unah menutupi bolong tersebut dengan kain bekas spanduk produk perumahan dan juga poster-poster para kandidat wakil rakyat.

Lantainya pun masih beralas tanah kasar dengan permukaan tidak rata. Demikian halnya dengan dapur yang hitam penuh jelaga, hanya disekat oleh kain lusuh sebagai pembatasnya. Sementara fasilitas sanitasi dan untuk keperluan mandi cuci kakus (MCK), pasangan ini memanfaatkan toilet mushola dekat rumah.

Setiap malam, Sarmin dan Unah bercengkerama dalam gelap sebelum menjemput lelap. Aliran listrik sudah lama tidak mampir ke rumah yang mereka sebut "gubuk reyot" ini. 

"Kalau hujan, kita repot. Genteng pada bocor. Terpaksa ditutup pake plastik. Semalam hujan, emak dan bapak enggak bisa tidur," cerita Unah kepada Kompas.com, usai pose bareng beserta penerima RI lainnya, Selasa (22/9/2015).

Penderitaan tidak berhenti sampai di situ. Bunyi berderit dari perut-perut kosong adalah alunan nada yang menemani mereka menghabiskan malam. Itulah keseharian pasangan setia yang sudah hidup bersama selama lebih dari separuh abad ini.

Namun, Sarmin dan Unah bukanlah manusia-manusia manja yang hidup hanya menadah belas kasih. Keduanya adalah pekerja keras dan juga sangat tahu cara menyukuri nikmat serta berterima kasih kepada Tuhannya.

Sarmin berkisah, pagi-pagi sekali usai shalat subuh, dia dan istrinya pergi ke Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanjung Anom. Keduanya membersihkan makam dari rerumputan liar dan daun-daun berguguran, membuang sampah, dan mengelap batu-batu nisan agar kembali mengilap.

Mereka tak mengantongi uang, melainkan sembako sebagai upah yang diberikan ahli waris yang keluarganya dimakamkan di TPU tersebut. Itu pun tak mereka terima setiap hari.



Sebelum Dzuhur, keduanya kembali ke rumah untuk beristirahat. Bila ada tambahan rezeki, Unah masak nasi dan ikan asin, sehingga mereka bisa menyantap makan siang selepas sholat. Sebaliknya, bila tak ada tambahan penghasilan, mereka tetap bersyukur masih bisa makan nasi kendati hanya berlauk garam.

Bahkan, sering mereka tidak makan sama sekali. Sebagai gantinya mereka mengaji di atas dipan beralas tikar yang juga difungsikan sebagai tempat tidur.

Satu-satunya rezeki yang mereka anggap paling sempurna dan mengalahkan rezeki lainnya adalah perlengkapan sholat. Mukena, sajadah, baju koko, dan peci mereka rawat agar dapat digunakan kembali. 

"Itu saja sudah rezeki neng. Emak dan bapak mah enggak apa-apa, yang penting masih bisa sholat. Kadang kalau emak ketiduran atau capek, bapak suka marahin emak karena telat sholat," kata Unah yang ramah ini sambil menepuk-nepuk pundak suaminya.

Kurang dari dua jam

Sarmin dan Unah, bukanlah satu-satunya keluarga yang hidup di gubuk reyot. Menurut National Director Habitat for Humanity, James Tumbuan, ada 500 kepala keluarga yang pantas mendapat bantuan rumah layak huni di lima desa Kecamatan Mauk ini.

"Selain Desa Tanjung Anom, empat lainnya adalah Desa Kedung Dalam, Desa Marga Mulya, Desa Gunung Sari, dan Desa Sasak," ungkap James.

Meskipun hanya berjarak kurang dua jam dari ibu kota Negara Republik Indonesia Jakarta, kata James, namun fakta di lapangan masih terdapat masyarakat yang hidup sangat tidak layak. Baik tidak layak dalam hal pemenuhan papan, maupun sandang dan pangan.

Mudah dipahami jika Sarmin dan Unah sangat antusias dan mengekspresikan kebahagiaannya mendapat bantuan rumah permanen layak huni ukuran 36 meter persegi. Rasa senang mereka membuncah dengan terus menebar senyum dan tepuk tangan gembira tatkala nama mereka disebut-sebut pemandu acara.

"Emak senang. Nanti tidur enggak kebocoran lagi," tandas Unah dengan mata berkaca-kaca seraya tetap tersenyum seolah ingin berbagi kebahagiaan dengan siapa saja yang dijumpainya.

(Kompas.com)