Sabtu, 05 September 2015

Persiapan Festival Boalemo Sudah 97 Persen


FESTIVAL Boalemo 2015 siap digelar. Saat ini persiapannya sudah 97 persen dan diharapkan bisa menggaet banyak turis untuk datang.
Festival Boalemo akan dimulai dari 10 sampai 14 September 2015.

 Festival ini merupakan rangkaian acara Sail Tomini yang puncaknya digelar 19 September 2015.


Sebelum menyaksikan kemeriahan Sail Tomini, turis pun dapat menikmati keunikan Festival Boalemo 2015. Karena itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kominfo Provinsi Gorontalo, Henry Tooy bersama dinas-dinas terkait terus memantau persiapan Festival Boalemo 2015.

"Kami terus memantau persiapan ke lokasi Festival Boalemo. Saat ini persiapan sudah 97 persen dan tinggal finishing saja," tuturnya kepada Okezone melalui sambungan telefon, Sabtu (5/9/2015).


Dengan waktu tersisa lima hari sebelum pembukaan, persiapan Festival Boalemo terus dimatangkan. Namun, Henry Tooy memastikan sebelum acara pembukaan, semua persiapan sudah siap.

"Dua hari sebelum pembukaan, saya kira semuanya sudah siap untuk menggelar Festival Boalemo 2015," tutupnya.

(Okz/tty)

Cadangan Devisa Indonesia di Atas Standar IMF



BANDUNG - Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia masih cukup untuk pembayaran hingga 6,8 bulan impor dan kewajiban pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut lebih tinggi dibanding standar kecukupan yang ditetapkan Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF). 

"Cadangan devisa hingga Juli 2015 sebesar USD107,6 miliar. Kami menilai angka tersebut masih cukup kalau kita bandingkan dengan standar kecukupan yang ditetapkan oleh IMF itu menggariskan tiga bulan impor, angka yang kita miliki masih sangat baik," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Grup Pengelolaan Relasi BI, Arbonas Hutabarat dalam acara Journalist Training di Trans Luxury Hotel, Bandung, Sabtu (5/9/2015).

Menurutnya, hal tersebut menegaskan bahwa kondisi fundamental Indonesia berada pada posisi yang masih terbilang aman meski tengah dilanda gejolak ekonomi global.

Selain itu, dia mengatakan bahwa BI juga memiliki beberapa skema dalam rangka menjaga dari kondisi terburuk seperti bilateral swap arrangements dengan beberapa negara dan juga ada bilateral currency swap. Hal tersebut sebagai strategi untuk menjaga kecukupan cadangan devisa Indonesia.

Dia menambahkan, baiknya fundamental Indonesia terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II-2015 sebesar 4,67 persen (yoy). Serta belanja pemerintah pun lebih baik di semester II-2015.

"Kalau kita sampai kuartal II 4,67 persen dan angka ini tinggi karena rata-rata dunia itu dua hingga tiga persen, kita empat. Negara lain gonjang ganjing. Kita masih lebih baik," ujarnya.

Selain cadangan devisa, perbankan Indonesia juga masih terbilang sangat sehat hingga saat ini. Kondisi perbankan hingga Juni 2015 memiliki coverage ratio sebesar 101 persen, Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 20,1 persen dan Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 88,6 persen.

"Perbankan kita, kami pastikan sangat sehat. Jaman dulu LDR kita sampai 120 persen, artinya cekak. Karena tidak ada kelonggaran, jumlah simpanan uangnya lebih kecil dari kredit. Kalau sekarang, jika bank menyalurkan kredit, bank masih punya kelonggaran 1-2 persen," tutupnya.

(Okz/mrt)

Singo Edan Terkam Laskar Wong Kito



MALANG – Arema Cronus menjaga kans lolos delapan besar Piala Presiden 2015, setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor telak 3-0 di penyisihan grup B. Lancine Kone mencetak dwigol di babak pertama, dan Alfarizi menambah keunggulan Singo Edan di babak kedua.

Arema untuk sementara menempati puncak klasemen dengan raihan empat poin, diikuti Sriwijaya yang ada di peringkat dua dengan raihan tiga poin. Tempat keempat ditempati Persela Lamongan yang mengoleksi dua poin, dan PSGC Ciamis dengan raihan satu poin.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Arema Cronus yang bermain di depan pendukungya sendiri di Stadion Kanjuruhan, Malang, melancarkan serangan sejak menit awal dan tempo pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi.

Tekanan demi tekanan yang dilancarkan tim tuan rumah pun berbuah gol di menit 10, Lancine Kone yang menyelamatkan timnya dari kekalahan kontra Persela Lamongan, kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Ia memanfaatkan umpan tendangan bebas rekannya, dan menanduk bola melewati Dian Agus yang hanya tertegun melihat bola masuk ke gawangnya. 1-0 untuk Arema.

Sriwijaya kian meningkatkan intensitas serangan mereka untuk mengejar ketertinggalan. Trio penyerang lincah tim asuh Benny Dollo, Titus Bonai, Patrich Wanggai dan T.A. Musafry berulangkali melancarkan serangan ke kotak penalti Arema.

Namun Fabiano Beltrame dengan sigap memberi komando di lini pertahanan, melawan derasnya serangan para pemain Sriwijaya yang berambisi mencetak gol penyama kedudukan.

Memasuki menit 40, setelah pemain melakukan water break, tempo pertandingan tetap berlangsung tinggi dan kedua tim saling jual-beli serangan. Sriwijaya terus menekan, sementara Arema mengancam via serangan balik cepat mengandalkan kecepatan Samsul Arif dan Arif Suyono.

Sriwijaya gencar melakukan serangan, namun koordinasi mereka di barisan pertahanan tidak berjalan searah dengan serangan tim. Dian Agus melakukan blunder keluar dari ‘sarangnya’ dan tidak percaya dengan barisan bertahan timnya dalam menyambut bola udara.

Hasilnya Kone kembali menanduk bola ke gawang Sriwijaya yang ditinggalkan Dian Agus. Alhasil Arema unggul 2-0 sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan itu.

Babak Kedua
Patrich Wanggai memperkecil ketertinggalan dua menit setelah babak kedua dimulai. Memanfaatkan sepak pojok, ia menanduk bola dan mampu dihalau pemain Arema, namun bola rebound kembali ke kaki Wanggai yang langsung menendangnya kembali. Skor kini menjadi 2-1.

Momentum kini berada dimiliki Sriwijaya yang terus menekan pertahanan Arema, dan juga berbahaya saat melancarkan serangan balik.

Arema tak tinggal diam bertahan dan menunggu serangan para pemain Sriwijaya, bermain di depan pendukungnya sendiri, mereka tetap melancarkan serangan.

Bahkan Singo Edan memperlebar keunggulan pada menit 73. Alfarizi mendapatkan bola di dalam kemelut kotak penalti Sriwijaya, dari situasi bola mati. Tak terkawal ketat, Alfarizi dengan mudah menceploskan si kulit bundar ke gawang Dian Agus. 3-1 untuk Arema.

Arema belum berhenti melancarkan serangan, dan ingin terus menjaga momentum sekaligus mencetak gol. Pun begitu dengan Sriwijaya yang tampaknya fokus menyerang ketimbang bertahan, nothing to lose mengejar ketertinggalan.

Namun Fabiano Beltrame solid di lini belakang Arema, skor 3-1 bertahan hingga akhir laga dan Arema menjaga kans lolos delapan besar Piala Presiden 2015.

Susunan Pemain:
Arema Cronus: Made Wardana, Fabiano Beltrame, Purwaka, Alfarizi, Hasyim Kipuw, Juan Revi (Hendro Siswanto 79’), Lancine Kone, Arif Suyono (Dedi Santoso 40’), Samsul Arif (Fery Aman Saragih 79’), Ahmad Bustomi (Morimakan Koita 56’), Cristian Gonzales

Sriwijaya FC: Dian Agus, Saiful Cahya, Abdoulaye Maiga, Asri Akbar, Yu Hyun Koo (Hapit Ibrahim 85’), T.A. Musafry, Wildansyah, Titus Bonai, Fachrudin Aryanto, Patrich Wanggai (Rizsky Dwi Ramadhana 85’), Anis Nabar (Syakir Sulaiman 57’)

(Okz/fmh)

Dilanda asap, warga Riau minta bantuan ke perdana menteri Malaysia



Setelah kemarin beredar surat protes kepada Presiden Jokowi karena tebalnya kabut asap di Provinsi Riau, kini beredar pula surat terbuka pengaduan warga Riau kepada Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. Seperti surat sebelumnya, surat terbuka itu beredar melalui pesan berantai di ponsel.
 
Dalam surat itu Ketua AMPERA Hendri Marhadi meminta bantuan kepada Perdana Menteri Malaysia Najib Razak untuk memadamkan asap di Riau.

Berikut isi surat itu selengkapnya:

"Delapan belas tahun sudah bencana asap melanda negeri kami Riau. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun namun belum juga ada solusi yang dapat menghentikan bencana asap ini. Ketidakpastian solusi bencana asap ini telah membuat kami frustrasi. Frustrasi tentang ketidaknyamanan hidup dengan yang kami inginkan.

Ketidakmampuan bangsa kami mengatasi bencana asap ini membuat hati kami merendahkan diri kepada Datuk Seri Mohd Najib Tun Razak agar dapat membantu negeri kami keluar dari bencana ini. Untuk itu kami rakyat Riau yang tergabung dalam AMPERA (Amanat Penderitaan Rakyat)

 
1. Meminta Datuk Seri Mohd Tun Razak membantu rakyat Riau dalam mengatasi bencana asap sehingga jutaan rakyat terhindar dari penyakit ISPA dan kanker paru-paru.

 
2. Meminta Datuk Seri Mohd Najib Tun Razak memberikan akses dan kemudahan berobat bagi rakyat Riau yang terkena dampak bencana asap, dan memberikan kemudahan biaya.

 
3. Meminta Datuk Seri Mohd Najib Tun Razak untuk mengirimkan bantuan pemadam kebakaran BOMBA agar dapat segera memadamkan titik api di Riau.

Demikianlah surat terbuka ini kami sampaikan, semoga Datuk Seri Mohd Najib Tun Razak dapat mengabulkannya.

Wassalam,
Pekanbaru, 4 September 2015

Ketua AMPERA Riau

Hendri Marhadi, SE, MPd bin Bachtiar

[Mdk/pan]

Ditawari 30 persen saham Blok Mahakam, Total masih hitung-hitung



Pemerintah telah menunjuk PT Pertamina (persero) untuk menjadi operator di Blok Mahakam mulai 2018 mendatang. Kontrak pengelolaan Total E&P Indonesie di blok tersebut berakhir di 2017.
 
Meski demikian, Pertamina mengakui kesulitan dan tidak mampu mengelola Blok Mahakam sendirian. Pemerintah menyarankan Pertamina agar tetap menggandeng Total E&P Indonesie yang telah berpengalaman.

Saham yang ditawarkan sebanyak 30 persen dan dibagi dua dengan Inpex Corporation, sedangkan Pertamina 70 persen.
Namun demikian, Total hingga kini masih belum memberi kepastian apakah mau menggarap Blok Mahakam berdua dengan Pertamina. Total masih menghitung benefit yang mereka dapat.

Vice President HR Communications General Services Total E&P Indonesie, Arividya Novianto mengatakan pihaknya sudah diskusi bersama Pertamina dan mereka (Pertamina) mengaku tidak bisa sendiri.

"Aset migas sebaiknya dikelola bersama. Keputusan pemerintah kan operator Pertamina dan Pertamina boleh share out, itu 30 persen," kata Novi dalam acara edukasi dan temu media, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2015).

Novi berharap, sebelum akhir tahun sudah ada keputusan Total apakah akan kembali ke Blok Mahakam atau cabut. Dia masih menunggu kontrak yang ditawarkan Pertamina.

"Kita bukan tidak menerima tapi belum, kita akan hitung apa ekonomis atau tidak. Mudah-mudahan baik dan sebelum akhir tahun bisa diputuskan," tegasnya.

Meski demikian, Novi tak mau disebut kondisi ini akan membuat 'nilai jual' Total menjadi tinggi. "Harapan kita adalah, tapi saya tidak mau menyebut karena itu dapur kita. Saya tidak bilang (jual mahal), janganlah, kita yakin Pertamina memberi term yang baik. 

Kita positive thinking saja karena ini kan win-win. Bagus buat negara, Pertamina, dan Total juga tentunya," tutupnya. [Mdk/idr]
(sw)

Hubungan Robert Pattinson dan FKA Kandas?



Setelah hubungan asmara Robert Pattinson dan FKA Twigs dikabarkan sedang bermasalah lantaran keluarga Pattinson tidak menyetujui pernikahan keduanya, pasangan  tersohor di Hollywood tersebut kini dikabarkan telah berpisah.

Dilansir dari Perez Hilton, hubungan Pattinson dan Twigs disebut telah merenggang karena LDR atau hubungan jarak jauh yang mereka jalani saat ini. 

Pattinson tengah melakukan syuting film The Lost City Of Z di Irlandia dan Twigs menetap di Amerika Serikat.

"Mereka saling menjauh dan jarang berbicara satu sama lain saat Pattinson di Belfast dan Twigs di AS," ujar sebuah sumber.

Sementara itu, Twigs juga dikabarkan semakin sering menghabiskan waktu bersama teman-teman dekatnya, yang notabene tidak begitu menyukai Pattinson sebagai tunangan Twigs.

"Rob tidak pernah akrab dengan teman-teman dekat Twigs," ucap sumber tersebut.

Meski begitu, kabar berakhirnya hubungan keduanya telah disanggah oleh sumber lain yang mengaku dekat dengan Pattinson dan Twigs. Menurut sumber itu, hubungan mereka saat ini baik-baik saja walaupun jarang berbicara karena jadwal film Pattinson yang padat.

Begitu pula dengan rencana pernikahan keduanya yang masih berjalan hingga saat ini, walaupun tanggal pastinya belum ditentukan.

"Tidak ada alasan untuk buru-buru menikah. Rencana pernikahan musim gugur diundur menjadi musim dingin dan sekarang tidak ada rencana spesifik. Tetapi, mereka masih berencana untuk meresmikan hubungan ke jenjang pernikahan," kata dia. (viva.co.id)
(sw)

Razia PSK, 'Sarah Azhari' Ditangkap Satpol PP


Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berhasil mengamankan dua orang Penjaja Seks Komersial (PSK) berinisial A (35), dan F (34) dalam melakukan razia di Jalan Bekasi Timur Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat malam, 4 September 2015, sekira pukul 21.00 WIB.

Saat dimintai identitas, F mengaku sebagai Sarah Azhari kepada petugas. "Aduh Sarah Azhari mau dibawa kemana nih," ujar F kepada petugas Satpol PP.

Dia pun tak mengela,k ketika awak media mengambil gambarnya. "Wah banyak kamera nih. Ayo sorot gue, biar gue terkenal," ucapnya.

Keduanya ditangkap, setelah sebelumnya petugas menyamar sebagai pelanggan. Tak cukup sampai di situ, F juga mengaku baru lima hari bekerja sebagai 'kupu-kupu malam'.

"Ya Tuhan, kenapa sih baru lima kali mangkal saja (langsung) ditangkap. Saya begini buat cari makan Pak," kata wanita yang merupakan warga Taman Sari, Jakarta Barat, itu.

Selain melakukan razia PSK, petugas juga merazia Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan bekas Kodim Jatinegara, tepatnya depan Stasiun Jatinegara. Petugas menyita 20 lapak PKL.

"Dari hasil razia, kami juga menyita 50 botol miras dan dua orang PSK. Selanjutnya  mereka akan mendapatkan pembinaan di Panti Sosial di Cipayung," kata Agustinus, Kasatpol PP Jatinegara.

Agustinus menambahkan, PKL dianggap sudah mengganggu para pengguna jalan. Keberadaan PKL itu bahkan sudah menyita badan jalan hingga menyebabkan kemacetan.

"Sebenarnya ada 268 lapak PKL, karena sudah bocor informasinya, jadi kita mengamankan 20 lapak PKL saja," katanya. (Viv/asp)
(sw)

Jelang Lawan Persebaya, Kabar Duka Selimuti Persib


Kabar duka menerpa skuad Persib Bandung, jelang duel kontra Persebaya Surabaya dalam lanjutan penyisihan Grup A Piala Presiden di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 6 September 2015.

Ayahanda Kapten Persib, Atep Rizal meninggal dunia, Jumat 4 September 2015. Seluruh pasukan Maung Bandung pun langsung meluncur ke rumah duka di Kabupaten Cianjur untuk melayat.

Atas nama tim, Manajer Persib, Umuh Muchtar menyampaikan turut berbelasungkawa kepada Atep dan keluarga besar yang ditinggalkan. "Mewakili klub, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya. Atep dan keluarga juga diberikan ketabahan," jelas Umuh.

"Setelah mendapatkan kabar tersebut, semua anggota tim berangkat ke Cianjur. Saya belum tahu pasti penyebabnya. Tapi dari kabar yang diterima, karena sebelumnya sakit sesak nafas dan meninggal dunia di rumah," ungkap Umuh.

Terkait kondisi Atep apakah akan tetap dimainkan atau tidak, saat menghadapi Persebaya nanti, Umuh menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Atep.

"Siap atau tidak, itu tergantung sama Atep sendiri. Saya tahu, selama ini Atep sangat dekat dengan ayahnya," papar Umuh.

Di laga pertama melawan Persiba Balikpapan, kendati tak mencetak gol. Namun, penampilan Atep tergolong mengesankan. Salah satunya dengan memberikan assist kepada Zulham Zamrun yang berbuah gol pada menit 75. (Vivaco.id/asp)

(sw)

Hindari 5 Kesalahan Menata Bunga



Menghias interior hunian dengan penambahan tanaman hias cukup efektif menghadirkan suasana segar, dan aksentuasi warna. Namun begitu, tak berarti Anda dapat menempatkan sebanyak mungkin bunga di sudut-sudut ruang. BukannyaAlih-alih terlihat indah, hunian justru lebih ramai dan penuh.
Penata bunga dari Bloom That menyebutkan, ada 5 kesalahan utama menata bunga yang seringkali kita lakukan dan justru mengurangi estetika ruang tersebut.

1. Terlalu banyak jenis bunga
Anda tak harus menyatukan banyak jenis bunga dalam satu vas ataupun bouquet hanya karena Anda menyukai semuanya. Cukup pilih satu jenis bunga yang terlihat paling menarik, dan lengkapi dengan jenis lain sebagai pelengkap.


2. Terlalu campur aduk
Dalam satu penataan, bunga dan tanaman hias tidak harus selalu disatukan dalam satu warna yang sama. Pastikan saja bunga-bunga yang Anda gabungkan memiliki transisi warna yang harmonis meskipun berbeda.


3. Tak perlu penuh dan padat
Dalam menata bunga di dalam vas, pastikan rumpun-rumpun bunga tidak digabungkan hingga terlalu padat mengisi vas. Cukup tiga batang rumpun bunga dan tambahkan jenis lain sebagai penghiasnya.


4. Memotong batang secara lurusPastikan Anda memotong batang tanaman hias dalam potongan miring, sehingga batang akan berfungsi selayaknya sedotan yang mempermudah penyerapan air. Teknik ini juga dapat mencegah bakteri tumbuh di bagian bawah vas Anda.

5. Lupa mengganti airGantilah air di dalam vas Anda setelah beberapa hari terutama bila sudah terlihat keruh. Tambahkan pula sedikit pupuk pada air untuk menjaga kesegaran tanaman. (Kompas.com)
(sw)

Akibat Reklamasi, 4 Pulau di Kepulauan Seribu Hilang


JAKARTA, KOMPAS.com — Deputi Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta, Zaenal Muttaqin, memperingatkan betapa berbahayanya reklamasi jika hal itu tetap dilanjutkan, baik oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, maupun para pengembang swasta.

Dia mengungkapkan, akibat masifnya pembangunan pulau rekayasa, sudah empat pulau di sekitar Pulau Pari, Kepulauan Seribu, hilang.

"Sejak ground breaking pada Oktober 2013 lalu, pembangunan tanggul A dan reklamasi Teluk Jakarta terus berjalan. Pernyataan Ahok menolak reklamasi ternyata tidak terbukti ketika keluar Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 2388 tentang izin reklamasi Pluit City," tutur Zaenal kepada Kompas.com, Jumat (4/9/2015).

Dampak reklamasi, kata Zaenal, demikian jelas dalam satu tahun terakhir. Hilangnya empat pulau di sekitar Pulau Pari sangat mengkhawatirkan. Hal ini juga akan menjadi ancaman serius bagi Kepulauan Seribu dan kelangsungan nasib 26.000 masyarakat penghuninya.

Karena itu, lanjut Zaenal, Walhi Jakarta menuntut Pemprov DKI Jakarta untuk mencabut SK Gubernur Nomor 2388 tentang izin reklamasi Pulau G atau Pluit City, dan tidak melanjutkan reklamasi di Teluk Jakarta.

"Kami menuntut Pemprov DKI Jakarta untuk fokus pada revitalisasi 13 sungai yang sudah dalam kondisi parah," tandas Zaenal.




Rancangan induk Pluit City yang dikembangkan PT Agung Podomoro Land Tbk.

Sebelumnya diberitakan, Chairman Agung Podomoro Group, Trihatma Kusuma Haliman, memastikan bahwa proyek reklamasi Pluit City terus berlanjut. Kepastian tersebut diungkapkan Trihatma kepada Kompas.com, Rabu (26/8/2015) malam, di sela-sela penganugerahan Golden Property Awards, di Raffles Hotel, Jakarta.

Menurut Trihatma, proyek pulau buatan tersebut tidak akan dihentikan karena merupakan salah satu proyek unggulan Agung Podomoro Group. Terlebih lagi, Pluit City membuka banyak lapangan pekerjaan.

"Proyek ini sarat modal dan tenaga kerja. Butuh tenaga kerja lebih banyak. Kalau kita ikuti pelambatan ekonomi dengan menunda proyek ini, hal tersebut justru akan memperburuk situasi," ujar Trihatma.

Lagi pula, dia menambahkan, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah mengeluarkan izin pelaksanaan reklamasi Pluit City (Pulau G) yang dituangkan dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tertanggal 23 Desember 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudra.

Dengan dikeluarkannya izin pelaksanaan reklamasi tersebut, PT Muara Wisesa Samudra, entitas anak PT Agung Podomoro Land Tbk, mulai dapat melaksanakan kegiatan reklamasi Pluit City. 

Adapun pelaksanaan reklamasi yang dimaksudkan dalam keputusan Gubernur DKI Jakarta tersebut terbatas pada pembangunan tanggul penahan, pengurukan material, dan pematangan lahan hasil reklamasi untuk pembentukan pulau baru. (Kompas.com)

(sw)
 

Darmian: MU Hanya Awal, Bukan Puncak Karierku



Matteo Darmian merasa sangat senang berada di Manchester United dan langsung menjadi pilihan utama manajer Louis van Gaal. Meskipun demikian, pemain 25 tahun ini menilai pencapaiannya di Old Trafford merupakan sebuah langkah awal untuk meraih kesuksesan dalam kariernya.

Darmian memutuskan pindah ke MU pada bursa transfer musim panas setelah meninggalkan Torino. Tampaknya karier Darmian di Premier League bakal bersinar karena full-back ini langsung mendapat kepercayaan bermain penuh sejak awal musim dan terus memperlihatkan permainan yang impresif. Dia pun secara reguler masuk skuad timnas Italia.

Ini yang membuat Darmian bahagia. Lebih dari itu, dia merasa sangat betah di Manchester karena meskipun orang asing tetapi dapat diterima dengan baik di klub tersebut.

"Hal yang penting bagiku adalah bahwa meskipun aku adalah orang asing, aku langsung nyaman di Manchester United. Terima kasih kepada para rekan setimku dan staf yang membuat aku merasa bagian dari klub ini," ujar Darmian kepada surat kabar Corriere della Sera.

"Aku ingin tetap yakin pada diri saya. Aku merupakan orang yang bekerja keras untuk mendapatkan tempat di mana aku berada sekarang dan berniat terus melakukannya. Manchester United adalah awal dari segalanya, bukan puncak karierku." (Kompas.com)

(sw)

Mueller-Goetze Antarkan Jerman ke Puncak Klasemen


MUENCHEN, KOMPAS.com - Jerman melangkah ke posisi puncak Grup D kualifikasi Piala Eropa 2016 sekaligus membalas dendam kekalahan pada Oktober lalu saat menang 3-1 atas Polandia di Allianz Arena, Jumat (4/9/2015) malam atau Sabtu dini hari WIB.

Oktober 2014 lalu, Der Panzer secara mengejutkan kalah dari Polandia 0-2. Itu adalah kekalahan pertama Jerman dari tetangganya dalam 19 pertemuan. Dendam itu baru bisa dibalaskan Jerman semalam.

Jerman unggul cepat ketika laga baru berjalan 12 menit. Umpan Jonas Hector dari sisi kiri , diteruskan Thomas Mueller lewat tendangan rendah kaki kirinya dan menaklukkan Lukasz Fabianski.
Skor berubah menjadi 2-0 untuk tuan rumah pada menit ke-19. Mario Goetze mencetak gol ke-15-nya bagi timnas Jerman lewat tendangan kaki kiri dari sisi kanan kotak penalti Polandia.

Sembilan menit menjelang babak pertama berakhir, Robert Lewandowski memperkecil kedudukan. Memanfaatkan umpan silang Kamil Grosicky, sundulan Lewandowski menaklukkan rekan satu klub di Bayern Muenchen, Manuel Neuer, dan mengubah skor menjadi 2-1.

Pada babak kedua, Jerman dan Polandia sama-sama berusaha untuk menambah pundi-pundi golnya. Namun, Der Panzer yang berhasil.
Goetze mencetak gol keduannya pada menit ke-82. Menerima umpan dari Mueller, Goetze lantas melepaskan tendangan kaki kiri dan bersarang di sisi kanan gawang Fabianski.

Jerman menang 3-1 dan sukses membalaskan dendam kekalahan di Warsawa pada Oktober 2014. Der Panzer mengambil alih puncak klasemen Grup D dengan 16 poin dari 7 laga atau unggul 2 angka atas Polandia.

Susunan pemain:
Jerman: 1-Manuel Neuer, 3-Jonas Hector, 5-Mats Hummels, 17-Jerome Boateng, 14-Emre Can, 7-Bastian Schweinsteiger, 18-Toni Kroos, 13-Thomas Mueller, 8-Mesut Oezil, 16-Karim Bellarabi (21-Ilkay Gundogan 52'), 19-Mario Goetze

Pelatih: Joachim Loew

Polandia: 22-Lukasz Fabianski, 4-Lukas Szukala, 15-Kamil Glik, 20-Lukasz Piszczek (14-Pawel Olkowski 43'), 5-Krzystof Maczynski (16-Jakub Blaszczykowski 62'), 6-Tomas Jodlowiec, 8-Gregorz Krychowiak, 11-Kamil Grosicki, 13-Maciez Rybus, 7-Arkadiusz Milik, 9-Robert Lewandowski

Pelatih: Adam Nawalka

Wasit: Nicola Rizzoli (Kompas.com)
(sw)

20 Pesawat Siap Guyur Asap di Lima Provinsi




JAKARTA - Operasi Darurat Kabut Asap yang dibentuk untuk menangani permasalahan di lima provinsi menjadikan pemadaman api sebagai priotitas utama.

Salah satunya, operasi pemadaman lewat udara (water bombing) menjadi pilihan. Bahkan 20 pesawat telah disiapkan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Bambang Hendroyono mengatakan Kementrian Perhubungan mengoordinasikan tidak ada lagi kendala perizinan pesawat.

Selain melalui udaram, pemadaman melalui darat juga terus dilakukan dengan modifikasi cuaca. Diprediksi titik api akan bertambah.

"Kita sudah sepakat, gubernur akan mejadi penanggung jawab di daerah dan menjadi penentu operasi dan didukung oleh Pangdam dan Kapolda berserta jajarannya. 

Di tingkat pusat Kementerian LHK akan menjadi koordinator didukung oleh Panglima TNI dan Kapolri," katanya usai rapat koordinasi di Kementrian LHK, Sabtu (5/9/2015).
(Okz/sus)

24 Kios Terbakar di Duren Sawit


JAKARTA - Sebanyak 24 bangunan yang terdiri dari kios dan rumah di Jalan Tanah 80 Pahlawan Revolusi, RT 04 RW 09, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, ludes dilalap si jago merah siang tadi.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur Mulyanto mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.50 WIB.

"Sumber api berasal dari salah satu kios. Dugaannya akibat korsleting listrik kemudian percikan api menyambar sofa," kata Mulyanti saat diwawancara di lokasi kejadian, Sabtu (5/9/201).

Banyaknya bahan yang mudah terbakar membuka api dengan mudah menjalar ke bangunan lain. Sebanyak 22 unit pemadam kebakaran diterjunkan guna memadamkan si jago merah.

Setelah satu jam lebih mengamuk, api akhirnya dipadamkan petugak pemadam kebakaran. Sementara itu, Kapolsek Duren Sawit Kompol Panji Santoso menuturkan, dalam peristiwa ini tidak ada korban luka ataupun jiwa.

"Sebanyak 24 kios dan rumah terbakar. Untuk kerugian materil dan bangunan diperkirakan miliaran rupiah," ujarnya.
(Okz/sus)

PM Abbott Sarankan Eropa Hentikan Perahu Imigran



MELBOURNE – Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengomentari krisis pengungsi yang terjadi di Eropa. Kepada media Australia, Abbott mengatakan, cara satu-satunya untuk mencegah orang-orang meninggal di luat adalah dengan menghentikan perahu mereka.

"Jika Anda ingin menghentikan kematian, jika Anda ingin menghentikan orang tenggelam, Anda harus menghentikan perahu-perahu itu," katanya kepada Radio ABC, Sabtu (5/9/2015).

Australia mengalihkan pengungsi berperahu yang mencoba mencapai wilayah mereka dengan menahan mereka di kamp untuk akhirnya mereka tinggal di tempat lain. Pada Kamis 3 Sepetember 2015, harian New York Times menyebut kebijakan itu brutal.

“Kebijakan itu tak manusiawi, meragukan legalitasnya dan tidak sesuai dengan tradisi negara yang menyambut orang yang melarikan diri dari hukuman dan peperangan,” tulis koran tersebut.

Harian itu menyebut "tak berbudi" seandainya pemimpin Eropa mengambil kebijakan sejenis, sebagaimana pernah diusulkan Abbott. Australia tidak menanggapi editorial itu.

Pada Jumat 4 September 2015, Abbott mengatakan bahwa gambar bocah tiga tahun, Alan Kurdi, yang tewas ketika berusaha mencapai Yunani sebagai ‘sangat menyedihkan’.(Okz/hmr)
(sw)

Mega wati "Dalang" Membelotnya PAN



AKARTA - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Masinton Pasaribu, mengungkapkan, perpindahan haluan politik Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung pemerintah lantaran adanya godaan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
 
Kata Masinton, godaan dari Putri Soekarno itu menyebabkan partai yang lahir dari semangat reformasi itu luluh dan memutuskan untuk mendukung pemerintah.

"PDIP menyambut baik dan hangat gabungnya PAN mendukung pemerintah. Ini semua berkat ajakan Bu Mega, beliau yang menggoda PAN, sehingga akhirnya Pak Zulkifli Hasan bergabung untuk mendukung," ujar Masinton, dalam diskusi Sindo Radio di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2015).

Anggota DPR itu menjelaskan, perpindahan politik ini merupakan bukti dari sifat kenegaraan para elit politisi PAN yang memandang saat ini ekonomi bangsa sedang terpuruk. Sehingga, terpanggil untuk sama-sama membawa bangsa ini keluar dari bahaya kerisis ekonomi.

"Berangkat dari pandangan itu semoga partai pendukung pemerintah dapat membuat langkah-langkah politik untuk membawa bangsa ini keluar dari kerisis ekonomi dan untuk menyejahterakan rakyatnya," pungkasnya. (Okz/sus)
(Sw)

PAN Akui Bidik Posisi Menteri




JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) resmi menjadi bagian dari koalisi partai yang mendukung pemerintahan Jokowi-JK.
Ketua Mahkamah PAN Muhamad Yasin Kara mengatakan, merapatnya PAN ke kubu pemerintah bukan tanpa alasan dan secara tiba-tiba. Katanya, keputusan tersebut telah lama didiskusikan di internal partai.

"Berpolitik itu artinya mengambil peran, mewujudkan ide dan gagasan bagi bangsa. Jadi enggak boleh malu-malu, karena itu lucu, politik kok enggak mau berperan," kata Yasin di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9/2015).

Ia menambahkan, dalam kondisi paceklik ekonomi di Indonesia saat ini, PAN ingin mengambil peran dari dalam tubuh pemerintah untuk mendorong percepatan ekonomi.
"Kalau dia (kader PAN) berprestasi, tentu masyarakat akan merasakan kehadiran partai. Kalau tidak berperan apanya yang mau dinilai?," lanjut dia.

Ia dengan tegas mengakui, posisi yang kini dipilih PAN memang bertujuan untuk mendapatkan jatah menteri. "Koalisi itu pasti mengincar partisipasi, harus itu, kalau tidak akan jadi naif. Bagaimana mengambil peran sehingga pemikiran-pemikiran kepartaian bisa terwujud," sambung dia.

Komunikasi politik yang dilakukan PAN kepada Presiden Joko Widodo, kata Yasin, menjadi semakin intens sesudah pemilihan Ketua DPR/MPR tahun 2014 silam, dan hari-hari ini baru diputuskan secara final.

Mengenai restu dari pendiri PAN, Amien Rais yang dikabarkan tak turun, Yasin mengatakan ini adalah kosekuensi dari berpolitik. Ia berharap lebih banyak pihak yang bergabung sehingga pemerintah akan semakin kuat.

"Jangan hanya PAN yang terlibat. Kalau hanya PAN kekuatan Pak Jokowi belum kuat untuk memperbaiki bangsa ini. Bangsa ini membutuhkan konsolidasi menyeluruh," kata Yasin.

"Persoalan bangsa kita mendesak. Dan kita lihat enggak ada yang bergerak. Ini langkah strategis kami," pungkas dia. (Okz/fid) 
(Sw)

Celana "Jeans" Model Klasik Lebih Cocok untuk Pria


Bagi sebagian kaum pria, celana jeans merupakan busana yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Sepotong celana jeans dapat dipadukan dengan berbagai jenis atasan dalam kesempatan apapun, baik formal hingga kasual.
Namun, memilih celana jeans untuk pria tidak terlihat mudah seperti yang diperkirakan. Saat ini pun celana jeans bagi kaum pria tidak kalah modis dibandingkan celana jeans bagi kaum wanita. Berbagai macam tren dan Model celana jeans kini hadir untuk memenuhi selera dan kebutuhan bagi pria yang mengenakannya.

Sebenarnya, celana jeans seperti apa yang sesuai bagi kaum pria? Mengutip situs AskMen, celana jeans bermodel dan berpotongan klasik cukup aman dan nyaman untuk dikenakan ke tempat kerja. Akan tetapi, jangan menyangka bahwa celana jeans model klasik tidak cocok dikenakan untuk suasana santai.

Kaum pria pun bisa mengenakan celana jeans ini untuk acara hang out bersama teman-teman pria lainnya. Celana jeans bermodel klasik biasanya hadir dengan potongan yang sedikit lebih longgar dan tingkat kepudaran yang lebih lembut.

Nah, Anda pun dapat mengenakan celana jeans yang lebih mengikuti tren yang sedang digemari saat ini. Meskipun celana jeans berpotongan klasik lebih disarankan karena tidak lekang zaman, namun tidak ada salahnya mengikuti tren, seperti misalnya celana yang berpotongan sedikit pas mengikuti lekuk kaki. Namun, hindari celana jeans yang menampilkan desain saku belakang dengan ornamen terlalu dekoratif.

Beberapa perusahaan kini memperbolehkan karyawannya untuk berpenampilan lebih kasual, khususnya misalnya pada hari Jumat. Oleh karena itu, celana jeans bisa menjadi pilihan busana bagi kaum pria untuk pergi ke kantor di hari Jumat. Selain membuat Anda merasa lebih nyaman dan rileks saat bekerja, celana jeans juga dapat menampilkan kesan cool bagi kaum pria. Tetapi, sebaiknya pilih celana jeans dengan tingkat kepudaran yang tidak terlalu muda.

Sementara itu, untuk kesempatan semi-formal, ada baiknya Anda memilih celana jeans yang berpotongan slim dan lurus. Untuk tingkat kepudarannya, pilihlah warna yang gelap dengan kepudaran lembut seperti layaknya Anda menghadiri acara formal. Celana jeans dengan potongan slim dan berwarna gelap juga cocok untuk dikenakan untuk acara-acara seperti pesta, pernikahan, hingga pertemuan. (Kompas.com)

(sw)

Desa Bergerak Menuju Swasembada Pangan




Jakarta Mengatasi krisis pangan adalah bagian penting dalam program kerja Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Kemandirian pangan ini akan tercapai jika peran desa dioptimalkan.  

Lahan subur yang terbentang luas ternyata belum mampu menjadikan Indonesia sebagai Negara yang berdaulat di bidang pangan.Meski berstatus sebagai Negara agraris, Indonesia masih mengimpor bahan pangan dari negara lain.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan, fakta ironis ini terjadi lantaran fungsi desa dalam membangun kemandirian pangan tidak dijalankan dengan maksimal, padahal semua aspek dalam mata rantai produksi dan distribusi pangan akan bersentuhan langsung dengan desa.

"Lahan pertanian adanya di desa, petani tinggal di desa, bendungan dan irigasi juga adanya di desa, distribusinya juga menggunakan jalan desa. Jadi semua aspek pangan pasti terkait dengan urusan desa, sehingga desa harus dijadikan basis utama swasembada pangan nasional,” kata Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Marwan Jafar.

Membangun kemandirian pangan berbasis desa dilakukan dengan berbagai langkah. Misalnya dengan mendiri kan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) sebagai wadah pengelolaan dana sekaligus agen penyaluran modal usaha sektor-sektor pangan. Masyarakat bisa mendapatkan modal untuk menjalankan usaha disektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

“Desa dapat memberikan pinjaman murah kepada warganya yang menjadi petani, pekebun, peternak, maupun nelayan.Dana pinjaman inidapat diambilkan dari dana desa setelah diputuskan melalui musyawarah desa. Kemudian lakukan penyuluhan soal pertanian agar hasil pertanian masyarakat semakin banyak, berkualitas, dan memberi keuntungan ekonomi yang lebih besar," jelas Marwan.

Peluang desa untuk membangun kedaulatan pangan semakin kuat seiring pengakuan dan pemberian kewenangan luas kepada desa sebagaimana diatur dalam UU Nomor 6/2014 tentang Desa.

Dalam regulasi ini, desa diberi kewenangan mengelola dana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan.

Pengelolaan Dana Desa yang diatur dalam UU Desa kemudian dijabarkan secara lebih detail dalam Peraturan Menteri Desa (Permendesa) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa.

Dalam aturan itu ditegaskan, dana desa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, meningkatkan kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan melalui empat hal, yakni pemenuhan kebutuhan dasar; pembangunan sarana dan prasarana desa; pengembangan potensi ekonomi lokal; dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Prioritas penggunaan dana desa untuk pengembangan potensi ekonomi lokal yang menunjang suwasembada pangan antaranya melalui pembangunan dan pengelolaan lumbung pangan desa, pembuatan pupuk dan pakan organik untuk pertanian dan perikanan, pengembangan benih lokal, termasukn pengembangan ternak secara kolektif.

"Kalau desa-desa memaksimalkan pengakuan, kewenangan, dan dukungan dana yang dimilikinya ini dengan baik, saya sangat optimis Indonesia tidak lagi mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Desa adalah pondasi untuk mencapai kedaulatan pangan," tegas Marwan.

Untuk memperkuat kedaulatan pangan, Kementeraian Desa, PDT, dan Transmigrasi juga menjalankan program Pengembangan Daerah Tangguh Pangan (PDTP).

Tujuannya untuk peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi kerawanan pangan secara mandiri dan berkelanjutan. Daerah yang disasar dalam program ini meliputi Sanggau, Merauke Bima, dan beberapa daerah lainnya.

“Program inisangat penting, karena masih ada daerah yang selalu kekurangan pangan ketika musim kemarau tiba. Padahal pangan ini adalah prasyarat bagi masyarakat untuk hidup sehat, aktif, produktif, sekaligus menjamin kelangsungan ekonominya,” ujar Marwan.

Pengembangan Daerah Tangguh Pangan akan dijalankan dengan mengembangkan sumber bahan baku dan aneka produk pangan lokal. Selanjutnya dilakukan diversifikasi olahan produk pangan lokal untuk pengurangan pada sumber bahan pokok beras. Bahkan program ini juga diikuti pengayaan sumber bibit unggul bahan baku pangan lokal sekaligus menyediakan pupuk dan pertisida organik secara mandiri.

“Kementerian juga akan melakukan pembangunan atau peningkatan sarana prasarana pengelolaan budidaya sumber pangan dan peralatan pascapanen. Serta akan meningkatkan aksesibilitas melalui pembangunan dan peningkatan jalan pertanian dan jalan penghubung serta distribusi sumber bahan pangan,” ujar Menteri Desa. (Kompas/Adv)
(Sw)

Tidur di Jam yang Sama Setiap Hari Bantu Optimalkan Sistem Imun



Jakarta, Sebuah studi mengungkapkan bahwa selain lamanya waktu tidur, membiasakan diri untuk tidur di jam yang sama setiap malam juga memiliki manfaat bagi tubuh. Salah satunya adalah mengoptimalkan kerja sistem imun.

Hal ini disampaikan oleh para peneliti dari Washington State University. Salah seorang peneliti yang terlibat, Ilia Karatsoreos, melakukan studi terkait jam tidur pada beberapa ekor tikus.

Ia mendapati bahwa kelompok tikus yang jam tidurnya tak teratur memiliki respons imun yang terganggu, sehingga mereka akan lebih mudah untuk terserang penyakit.


"Ini merupakan hal yang sangat penting. Seiring waktu, pola tidur tak teratur bisa memiliki konsekuensi serius bagi kesehatan organisme," tutur Karatsoreos, seperti dikutip dari Times of India, Sabtu (5/9/2015).

Studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Brain, Behavior and Immunity, ini secara spesifik mengamati proses sirkadian. Nah, organisme yang siklus sirkadiannya mengalami gangguan, diketahui membuat sistem imunnya berpotensi kurang mampu melawan penyakit dan lebih mudah terserang penyakit.

"Bahkan tak cuma jam tidur. Saat ini siklus sirkadian bisa dibilang banyak memiliki gangguan, termasuk pencahayaan di malam hari, sistem kerja shift, jet lag dan bahkan cahaya biru-biruan yang dipancarkan oleh ponsel dan tablet," tulis para peneliti.(Dtk/ajg/up)

(Sw)

Diserang Asap, Patung Selamat Datang di Pekanbaru Kenakan Masker



Pekanbaru - Mungkin ini bentuk sindiran kepada pemerintah Riau atas gagalnya mengatasi kebakaran lahan. Patung sosok wanita membawa tepak sirih pun kini menggunakan masker.

Patung berbentu wanita dengan kebaya baju khas melayu itu tepatnya di perempatan Jl Soekarno Hatta dan Tuanku Tambusai Pekanbaru. Patung tersebut di tengah bundaran jalan yang cukup ramai dilalui kendaraan.

Patung wanita itu berdiri dengan kedua tangannya ke depan memawa tepak sirih menghadap ke barat. Patung ini lebih dikenal sebutan 'patung selamat datang,'.

Uniknya, patung itu kini menggunakan masker warna hijau menutup hidung dan mulutnya. Tidak tahu pasti, siapa yang iseng memasangkan masker ke patung tersebut. Patung ini menggunakan masker setelah bencana asap melanda Pekanbaru.

Pemakaian masker tersebut, dinilai warga sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah di Riau. Ini karena saban tahun, langit Riau selalu dikotori asap dari imbas kebakaran lahan dan hutan.

"Cocok itu patungnya pakai masker, biar pemerintah kita tahu, bahwa rakyat sudah sesak nafas karena asap," celetuk Rendi (35) salah seorang warga, Sabtu (5/9/2015).

Patung ini memang jadi tontotan warga yang lagi berhenti di lampu merah di persimpangan tersebut. Apa lagi di persimpangan itu juga mal. Di persimpangan itu juga ada pos polisi. (Dtk/cha/dra)

(Sw)

Kabut Asap di Batam dari Sumatera Daratan Dinilai Masih Normal



BATAM- Kabut asap yang melanda Kota Batam beberapa hari terakhir dinilai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam masih dalam batas wajar.‎
 
Sri Rupiati Kabid Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Batam mengatakan kabut asap kiriman dari wilayah Sumatera daratan belum mengganggu kesehatan warga Batam.

"Untuk Batam belum berbahaya dampak dari kebakaran lahan dan hutan di wilayah Sumatera. Belum sampai membahayakan kesehatan warga Batam‎," terang Sri saat ditemui di kantornya, Jumat (4/9/2015).

Di Batam sendiri, asap tampak saat pagi hari. Menjelang siang hari, kabut sudah menghilang.
Kualitas udara. tambahnya, juga masih terbilang normal.

"Kalau di Riau asap yang keluar dihirup secara terus menerus. Jelas itu berdampak ISPA (inspeksi saluran pernafasan akut) bagi warganya. Kalau di Batam belum adalah," katanya lagi.

Sejauh ini, di Batam belum ada laporan warga Batam yang menderita penyakit gangguan pernapasan. ‎
Namun ia tetap menyarankan masyarakat untuk waspada asap dan mengantisipasi terjadinya ISPA.

"Kalau tahun lalu lebih dari tahun ini. Dulu lebih tabal. Sekarang kayanya tidak terlalu. Jarak pandang juga relatif masih normal," tambahnya. (Tribunbatam)
(Sw)

Bayi di Jambi Ini Lahir dengan Dua Wajah



BANGKO – Seorang bayi kembar siam berwajah dua lahir di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
Bayi perempuan tersebut dilahirkan secara normal pada, Rabu (2/9/2015) malam.

“Ya, ada bayi kembar siam lahir di wilayah kerja kita,” kata Kepala Puskesmas Pamenang, Hermanto, Jumat (4/9).
Hermanto mengatakan, bayi tersebut dilahirkan pada Rabu oleh bidan desa secara normal.

Namun, karena melihat keanehan yang terdapat pada bayi, oleh keluarga  bayi tersebut dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksa, Kamis (3/9).

“Kamis pagi dibawa ke sini (Puskemas). Karena kondisi bayi kembar siam, lalu kami sarankan di rujuk ke RS Bangko,” kata Hermanto.

Hermanto menjelaskan, bayi kembar siam ini memiliki satu kepala dengan dua wajah.
Bayi tersebut memiliki empat mata, dua hidung dan dua mulut.
Sementara kondisi tubuh utuh selayaknya bayi normal pada umumnya dengan dua tangan dan dua kaki.

“Saat dilahirkan kondisinya sehat. Tapi apakah kedua wajahnya berfungsi atau tidak kita belum tahu, karena kita sarankan untuk dirujuk,” sebutnya. (Ttibunbatam)
(sw)

Shawn Adrian, cowok pendiam yang tak tertarik jadi artis


Nama Shawn Adrian memang melekat sebagai putra dari Andi Soraya. Walau begitu, tidak banyak yang diketahui dari sosok cowok tampan yang lahir pada 22 Oktober 1999 silam.
Namun siapa yang mengira kalau seorang Shawn Adrian rupanya lebih suka diam dan melakukan apa yang muncul di pikirannya. Karena itu jika ditanya apakah Shawn ingin menjadi artis atau tidak, ini jawabannya.

"Di luar, Shawn mau jadi orang yang sukses, gak usah dikenal sebagai artis. Bukan juga orang yang bermasalah, atau malah aku bisa ngebantu orang. Ya jadi be a good person," ungkap Shawn Adrian saat dijumpai di Konferensi Media KLN Content Experience (KLN CX) KapanLagi.com®, Rabu (2/9).

Meski tidak begitu tertarik menjadi artis, Shawn Adrian masih bisa berbangga diri dan merasa senang dengan karir yang ia jalani. Pasalnya, hasil yang didapat Shawn bisa dipakai untuk mewujudkan keinginannya untuk masuk ke tingkat studi yang lebih tinggi lagi.



"Yang sering push sih diri sendiri buat berkarir, grogi lama-lama ilang, jadi enak. Ada kebanggaan juga sih, soalnya sekarang pengen kuliah, buat ngurangin beban, kalau kuliah biar gak minta sama orangtua," tambah Shawn.

Di sisi lain, Shawn sendiri cukup anti untuk langsung mempercayai semua berita yang memuat kedua orangtuanya. Bukan cuma malas untuk mendengarkannya, Shawn juga lebih memilih untuk langsung menanyakan pada mamanya.

"Kadang-kadang aku males dengerin, aku malah gak tau papa mama gini. Kalau ada yang bilang ini - itu, Shawn cuma, 'oh, masa? Baru denger', gitu," tutupnya.

(kpl/aal/ntn)

Keluar dari Cherry Belle, Cherly ikutan kontes menyanyi


Cherry Belle harus berusaha untuk tetap menunjukkan eksistensi mereka dan segera menemukan pengganti untuk enam member yang keluar. Yap, setelah Cherly cs memutuskan untuk pergi, girlbans dengan lagu andalan Dilema ini saat ini hanya diperkuat oleh Novi Chibi, Christy Chibi dan Angel Chibi.

Begitu pula dengan para member yang memutuskan untuk keluar. Mereka tentunya tak boleh terlalu lama berdiam diri agar tak semakin tenggelam dengan datangnya para penyanyi pendatang baru lain. Sadar dengan hal tersebut, Cherly langsung tancap gas dengan keasyikan barunya.

Masih dari dunia musik, Cherly saat ini sedang mengikuti sebuah kontes menyanyi di Jepang. Hal tersebut bisa dilihat melalui dua buah unggahan di akun Instagram miliknya. Dalam foto tersebut, Cherly meminta dukungan dari para penggemarnya agar bisa menjadi juara dalam kontes menyanyi ini.




"Teman teman, bantu repost yah. Saya lagi ikut Utahime Contest (Singing Contest) di Jepang. Dukung saya, satu satunya dari Indonesia dengan cara yang akan saya jabarkan di bawah ini," tulis Cherly di dalam caption unggahannya.

Benar saja, para penggemar setia gadis cantik itu langsung mendukung karir baru Cherly. Apalagi gadis 24 itu juga masih tetap nyemplung di dunia musik.

Yuk ramai-ramai dukung Cherly agar bisa menjadi juara dalam kontes menyanyi di Jepang ini. Pasti keren banget kan kalau sampai salah satu penyanyi Indonesia bisa mengukir prestasi di sini.

(Mdk/kpl/abl)

Inilah kicauan terakhir Budi Klantink sebelum berpulang


Sebuah kabar duka baru saja datang dari musisi nasional asal Surabaya, Klantink. Salah satu personelnya, Budi Klantink dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu pagi (5/9).

Kabar tersebut disiarkan oleh akun Twitter resmi band tersebut. "Inallilahiwainaliroziun. Telah berpulang ke rumah Allah mas Budi Klantink. Mohon doanya buat mas Budi dan keluarga yang di tinggalkan," kicau akun @KLANTIKmusik.

Kemunduran kesehatan personel Klantink ini ternyata sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Program diet yang Budi lakukan ditengarai sebagai penyebab utamanya.

Hal tersebut sempat dibagikannya lewat akun sosial media sosial berlogo burung biru jauh pada Bulan Juni lalu. Budi berkicau bahwa diet yang ia lakukan karena coba-coba berujung pada opname yang harus ia jalani di rumah sakit. Dalam kicauan ini, ia juga mencurahkan ketakutannya saat jalani pengobatan.

Sebuah kabar duka baru saja datang dari musisi nasional asal Surabaya, Klantink. Salah satu personelnya, Budi Klantink dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu pagi (5/9).

Kabar tersebut disiarkan oleh akun Twitter resmi band tersebut. "Inallilahiwainaliroziun. Telah berpulang ke rumah Allah mas Budi Klantink. Mohon doanya buat mas Budi dan keluarga yang di tinggalkan," kicau akun @KLANTIKmusik.


Kemunduran kesehatan personel Klantink ini ternyata sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu. Program diet yang Budi lakukan ditengarai sebagai penyebab utamanya.


Hal tersebut sempat dibagikannya lewat akun sosial media sosial berlogo burung biru jauh pada Bulan Juni lalu. Budi berkicau bahwa diet yang ia lakukan karena coba-coba berujung pada opname yang harus ia jalani di rumah sakit. Dalam kicauan ini, ia juga mencurahkan ketakutannya saat jalani pengobatan.



Tak berhenti di situ, satu cuitan lagi ia bagikan di Twitternya di hari yang sama. Budi mengungkapkan keinginannya untuk segera pulang dari Rumah Sakit karena tak tahan dengan suasananya yang kurang menyenangkan. Di sisi lain, ia juga menyatakan bahwa takut akan penyakitnya yang kerap kali membuatnya susah tidur yang.

Sampai saat ini, belum ada konfirmasi tentang penyebab pasti meninggalnya sosok humoris ini. Well, KLovers yuk kita panjatkan doa untuk Budi Klantiink agar jalannya dilapangkan, amal ibadahnya diterima dan dosa-dosanya diampuni. 

Selamat jalan mas Budi, semoga Tuhan terhibur dengan hadirnya dirimu di sana.

(Mdk/kpl/otx)

Jokowi Kecewakan Jepang



Presiden Joko Widodo memutuskan tidak melanjutkan proyek kereta cepat, sekaligus menolak proposal yang ditawarkan pihak Jepang dan China. Alasannya dua, Jokowi tak ingin proyek ini menggunakan APBN dan operasionalnya tidak memungkinkan di Indonesia.
 
Usai keputusan itu Menko Perekonomian Darmin Nasution langsung mengundang perwakilan Jepang dan China. Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki mengungkapkan kekecewaannya atas putusan pemerintah.

"Saya telah menyatakan penyesalan saya karena dua alasan. Tapi keputusan ini sudah dibuat pemerintah Indonesia dan kami menghormatinya karena ini bukan keputusan yang mudah. 

Saya akan langsung menyampaikan ke Tokyo," katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (4/9).

Kekecewaan Jepang bukan tanpa alasan. Pertama, Jepang mengaku telah menggelontorkan dana besar untuk menggarap studi kelayakan (feasibility study/FS) kereta berkecepatan hingga 300 Km per-jam ini. Bahkan FS dilakukan selama tiga tahun bersama dengan pakar teknologi kereta cepat. Kedua, Jepang menawarkan teknologi terbaik, termasuk keamanan untuk proyek ini.
 Namun itu seolah sia-sia.

"Sebenarnya kami lebih senang kalau mengerjakan kereta cepat dan bisa dirasakan orang Indonesia," terangnya.
Meski demikian Tanizaki menegaskan, gagalnya proyek ini tidak akan mengganggu hubungan bilateral dua negara.

"Tidak, saya pikir seperti itu. Hubungan bilateral kami tetap kuat dan stabil karena Jepang dan Indonesia adalah mitra strategis," tutupnya.

[Mdk/noe]

Ahok: Kalau tidak sedang menghadap saya, jangan main dukun segala



Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, meminta bawahnya untuk terbuka bila ada yang tak disukai dengan caranya memimpin. Dia mengaku tak suka bila ada pejabat yang cuma bila komentar di belakang.

"Kalau tidak ada yang senang dengan saya ya silakan saja menghadap dengan saya. Ruangan saya terbuka buat anda (pejabat)," ujar Ahok, sapaan Basuki, saat acara pengambilan sumpah dan pelantikan kepala kanreg V BKN Jakarta serta jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (4/9).

Buat dia, pertemuan tatap muka akan lebih jantan ketimbang menyindir diam-diam atau melakukan tindakan tak wajar seperti berdukun.

"Udah jangan main dukun-dukun segala. Saya udah pengalaman yang begituan," imbuhnya.


Dia lantas menceritakan pengalamannya saat berkecimpung di dunia politik yang penuh intrik dan magic.

"Dulu saya pernah waktu masih jabat Bupati Belitung ada orang yang mau dukunin (nyantet) dengan cara datang ke kantor meludah-ludah dan masuk ke ruangan saya. Bukannya saya yang mati malah dukunnya yang mati," tutur Ahok.

"Kata Bapak saya kalau ada orang yang jahat sama kita, itu barang-barang yang buat nyantet ambil, gantung taruh di depan pintunya. Artinya apa? Kita itu lebih hebat dari dukun itu," sambungnya.

Tapi, bila ada PNS yang coba-coba nekat menyantetnya, Ahok mempersilakan. Dia mengaku tak akan takut.

"Saya tahu kalau ada orang yang mau jahat sama saya. Itu ruangan saya di wangi-wangiin, ditaruh macem. Tapi saya masih sehat, kalau kita benar kenapa takut meski diberondong peluru juga jangan takut, kita benar," paparnya.


[Mdk/lia]

Budi Klantink meninggal dunia, diduga karena efek obat pelangsing



Band asal Surabaya, Klantink berduka. Pembetot bass mereka, Budiarto (30) warga Joyoboyo, Kecamatan Wonokromo meninggal dunia, Sabtu (5/9).

Budiarto yang lebih dikenal dengan nama Budi Klating ini, meninggal dunia karena sakit komplikasi. Dia mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 04.00 WIB di Rumah Sakit Angkatan Laut dr Ramelan Surabaya.

Budi Klantink dimakamkan di TPU Keputih sekitar pukul 12.30 WIB. Jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Joyoboyo dengan diiringi rekan-rekan seprofesinya, pengamen jalanan. Sayang kelompok almarhum tidak bisa hadir di pemakamannya. Sebab, Grup Klantink ada acara pentas di Yogyakarta.

Orangtua Budi Klantink, Abu Amin mengaku sebenarnya anaknya sakit sudah lima bulan lalu. Sakit almarhum itu, diduga setelah dia mengonsumsi obat pelangsing. Memang Budi Klantink, memiliki tubuh tambun di antara rekan-rekannya.

"Setelah sering minum obat itu, berat badannya memang bisa turun. Tapi kondisinya juga drop. Sempat keluar masuk rumah sakit dua kali," terang Abu Amin di rumah duka.

Pun sama yang dikatakan Yono, karib almarhum. Yono mengatakan, Budi memang sempat kurus dan mengaku senang, karena ternyata berat badannya bisa turun. Namun, ternyata dia juga kerap jatuh sakit setelah itu.

"Teman-temannya sudah berulang kali memberikan nasihat untuk tidak mengonsumsi lagi. Tapi Budi tetap saja minum obat pelangsing. Waktu kurus, dia senang sekali. Makanya dia nggak peduli meski jatuh sakit," ucap Yono menyayangkan.

Seperti diketahui, Budi bersama teman-temannya yang tergabung dalam grup Klantink, pernah meraih juara ajang pencari bakat. Grup yang mengawali karir dari pengamen jalanan itu, akhirnya terkenal. Bahkan sempat bernyanyi bareng musisi-musisi papan atas di Jakarta. Dan pagi tadi, Budi Klantink meninggal dunia karena sakit.

 
[Mdk/cob]