Sabtu, 15 Agustus 2015

Atribut PKI di Karnaval HUT ke-70 RI


PAMEKASAN - Karnaval atau kirab budaya yang digelar Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dicederai dengan adanya peserta yang membawa atribut partai komunis Indonesia (PKI).

Peserta yang membawa atribut bergambar palu arit tersebut diduga dari musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) tingkat SMP Kabupaten Pamekasan. Saat pawai, mereka membawa banner yang berisi foto tokoh PKI dan lambang PKI, palu arit.

Bupati Pamekasan, Ahmad Syafii mengatakan, pihaknya kecolongan dengan adanya peserta yang membawa atribut PKI tersebut. Sebab Bupati baru tahu adanya atribut PKI setelah peserta karnaval melakukan aksi teatrikal.

"Nanti kita evaluasi lah, kami baru tahu tadi itu. Nanti kami evaluasi bersama Forpimda terutama Pak Dandim," katanya kepada wartawan, Sabtu. (15/8/2015).

Sementara itu, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Arm. Mawardi berharap adanya simbol PKI tersebut jangan disalahartikan. Masuknya simbol-simbol PKI ke dalam atribut peserta pawai harus diartikan sebagai salah satu contoh kekejaman PKI terhadap masyarakat dan bukan justru sebaliknya.

"Makanya, tadi begitu selesai teatrikal, langsung kami ambili semua atribut PKI, jangan sampai masuk di fikiran mereka," katanya.

(Okz/fds)

Jumlah Korban Ledakan Tianjin Bertambah Jadi 85 Orang


TIANJIN – Jumlah korban tewas akibat dua ledakan hebat di Kota Tianjin, Tiongkok, telah bertambah dari 50 orang menjadi 85 orang, menurut keterangan pejabat setempat.

Di antara korban meninggal terdapat sedikitnya 21 petugas pemadam kebakaran. Adapun jumlah korban cedera dilaporkan mencapai 721 orang.

Sampai saat ini penyebab ledakan masih diselidiki. Para pejabat mengonfirmasi bahwa ada zat kimia kalsium karbida, potasium nitrat, dan sodium nitrat di dalam gudang penyimpan milik perusahaan Ruihai Logistics.

Namun, berdasarkan laporan surat kabar People’s Daily, gudang itu juga menyimpan sodium sianida dan amonium nitrat.
Masih menurut harian tersebut, manajer Ruihai Logistics telah ditahan karena bangunan perusahaan dinilai melanggar keselamatan kerja mengingat bahan berbahaya seharusnya disimpan setidaknya satu kilometer dari bangunan publik dan jalan raya.

Faktor Air
Setelah ledakan terjadi, berbagai dugaan mengenai penyebab insiden itu beredar di masyarakat. Selain dugaan bahwa ledakan disebabkan zat kimia di gudang Ruihai Logistics, tudingan juga mengarah ke dinas pemadam kebakaran.

Para petugas pemadam dinilai melakukan kesalahan karena menyemprotkan air ke arah gudang penyimpanan zat kimia yang juga menampung kalsium karbida.

“Kami tahu di dalam ada kalsium karbida. Namun, kami tidak tahu apakah zat itu telah meledak. Pada saat itu tiada seorang pun tahu, bukan karena para petugas pemadam bodoh,” kata pejabat dinas pemadam kebakaranm Lei Jinde.

Berdasarkan perkiraan para pakar, ledakan pertama setara dengan tiga ton TNT yang disusul ledakan kedua yang setara dengan 21 ton TNT.

(Okz/rtw)

Merah Putih Berkibar di Milan


MILAN - Bendera Merah Putih berkibar di paviliun Indonesia Milan Expo menyambut HUT Kemerdekaan RI dengan menggelar acara bertema "Marvelous 70" selama tiga hari mulai Sabtu hingga puncaknya tanggal 17 Agustus 2015.

“Acara ini diutamakan untuk warga Indonesia yang telah lama tinggal di Eropa khususnya di Italia, sekaligus ajang silaturahmi dengan warga asing," kata Kepala Paviliun Indonesia Budiman, Jumat (14/8/2015).

Menyambut HUT ke-70 RI, Paviliun Indonesia di Milan Expo melakukan inovasi dengan mengubah penampilan interior yang ditambah meja di atas map Indonesia besar yang ditaburi rempah-rempah, foto seribu wajah Indonesia dan patung Dewi Sri yang melambangkan kesuburan tanah di Tanah Air.

Budiman mengatakan selain dilakukan relokasi Bogor Cafe - Desa Restauran yang menjadi private dining area dengan interior bernuansa klasik tradisional Indonesia.

Diakui padatnya kegiatan menyambut HUT ke70 RI juga dimeriahkan dengan acara pameran foto, perlombaan, festival jajanan pasar khas Indonesia serta pertunjukkan seni budaya dan acara puncaknya pengibaran bendera sang saka merah putih oleh seluruh staf paviliun, para pelajar Indonesia yang tergabung dalam PPI Italia dan perwakilan Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC) Milan.

Sementara itu pada sore hari acara penurunan bendera akan dihadiri Dubes RI di Roma August Parengkuan beserta Atase Pertahanan Teddy Surachmat dan Agung Pramudya dari ITPC.

Menurut Budiman, acara khusus dalam rangkaian HUT ke-70 RI adalah digelarnya acara yang berjudul "The Largest Tumpeng" yang akan dicatat dalam Guinness World Record serta jurinya langsung menyaksikan dan proses pengukuran, mencatat tumpeng yang dilakukan di hadapan Dubes August Parengkuan.

dengan berat 1.400 kg tersebut terdiri dari 17 Nasi tumpeng setinggi 2,08 meter jenis makanan pelengkap, delapan tingkat tumpeng dan 45 tumpeng kecil di sekelilingnya yang melambangkan hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus tahun 1945.

(OKz/ful)

Kamis, 13 Agustus 2015

Ruang Bawah Tanah MRT Mulai Terlihat di Kawasan Bundaran HI


JAKARTA — Ruang bawah tanah mass rapid transit (MRT) di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, sudah tampak kerangkanya. Pada Kamis (13/8/2015), sejumlah pekerja proyek tampak menggelontorkan adukan semen ke lantai-lantai ruang bawah tanah tersebut.

Setidaknya, sepanjang 500 meter ruas ruang bawah tanah sedang dalam tahap pengecoran. "Dari tadi pagi bagian bawah tanah lagi diisi (semen) oleh dua truk molen. Sudah beberapa minggu ini ngecor bagian bawah," kata Saidi, salah satu mandor proyek MRT, yang ditemui di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Kamis (13/8/2015).

Dari pengamatan Kompas.com, dua unit truk alat berat berwarna putih juga digunakan untuk mengalirkan semen ke bagian bawah tanah itu. Di sisi lain, beberapa pekerja tampak meratakan semen yang telah digelontorkan.

Sementara itu, perangkat mesin bor untuk pengeboran terowongan jalur bawah tanah MRT telah diturunkan di kawasan Patung Pemuda Membangun, Senayan. Namun, perangkat mesin bor itu masih belum dioperasikan karena masih dalam tahap perakitan.

Rencananya, mesin bor itu akan mulai dioperasikan setelah rampung dirakit pada September nanti.

Jalur MRT tahap pertama ini membentang 16 kilometer dari Lebak Bulus ke Bundaran HI. Jalur ini ditargetkan mulai dioperasikan pada 2018.


(Kompas.com/sw) 

Dam Duriangkang Tertutup Eceng Gondok


Dam Duriangkang terancam. Pasalnya eceng gondok menutupi hampir semua permukaan Dam Duriangkang. Berkurangnya debit air, selain karena musim kemarau beberapa waktu lalu, juga karena banyaknya eceng gondok yang banyak menyerap air. 


Dam Duriangkang juga mengalami pendangkalan. Kondisi ini diperparah dengan masih banyaknya keramba ikan yang luput dari penertiban.
“Belum sampai ke sini bang. Tak mungkin dua orang kami yang melakukan pembersihan,” kata seorang sekuriti yang namanya enggan dikorankan, kemarin (12/8).

Ia mengakui pertumbuhan eceng gondok sejak tahun lalu. Tetapi pertumbuhannya tidak seperti sekarang. “Dulu tidak sebanyak ini. Sekarang hampir semua air tertutupi,” katanya.

Direktur Humas dan Promosi BP Batam Purnomo Andiantono,  tidak menampiknya. “Itu sudah berkurang, kita terus bekerja kok untuk mengangkat eceng gondok. Kalau keramba kita intens untuk membersihkan, tetapi memang belum semua,” katanya.

Menurut Andi, BP Batam akan konsentrasi untuk menjaga kelestarian catchment area atau daerah resapan air. Termasuk akan melakukan pengerukan di semua dam. Pemasangan
sediment trap di filet waduk yang berfungsi untuk meminimalisir sedimen ke waduk yang mengakibatkan pendangkalan juga akan segera dipasang.


BP Batam berencana melakukan pengerukan 2016 mendatang. Dimulai dengan pengerukan dam Seiharapan yang dinilai paling dangkal.

“Kita memang harus akui bahwa semua dam sudah dangkal. Kita akan melakukan pengerukan tapi bukan tahun ini,” kata Andi.
Andi mengatakan untuk melakukan pengerukan maka harus melalui proses. 

Harus melalui lelang, dan anggarannya harus diusulkan ke pusat. Prosesnya pun tidak bisa kilat dan butuh beberapa bulan.
“Tak mungkin langsung kita keruk tanpa ada prosesnya. 

Jadi temuan hukum nanti. Pengerukan pertama di Seiharapan, itu sudah sangat dangkal. Baru kemudian nanti dam yang lain, mungkin dam Nongsa,” katanya.

Direktur Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam Tato Wahyu juga mengakui bahwa pengerukan dam menjadi program BP Batam. Dam yang umurnya sudah di ujung tanduk akan diprioritaskan. 

Seperti Seiharapan dan dam Nongsa yang diperkirakan hanya bertahan dua bulan lagi. Khusus untuk dam Duriangkang, sebagai dam paling besar di Batam akan tetap mendapatkan perawatan dan pemeliharaan serius. 

Ia optimis daerah resapan air di dam tersebut akan dipertahankan dan dirawat. Ia meminta tim terpadu untuk menertibkan semua tanaman milik warga.

“Kita harus memelihara catchment area. Ini kita seriusi. Semua dam juga harus bersih dari pencemaran,” katanya.
Saat ini belum semua eceng gondok bisa dibersihkan karena pembersihannya saat ini masih manual, belum menggunakan alat berat. Tetapi ia yakin tahun depan, kemungkinan sudah bisa teratasi. 
(Batampos/ian/sw)

Batam Akan Rayakan HUT RI Selama Satu Minggu

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70 di Batam akan terasa spesial. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam berencana untuk menggelar pelbagai kegiatan menyemarakkan peringatan tersebut selama hampir sepekan yang dimulai dari tanggal 14-18 Agustus nanti. Tak hanya itu, di beberapa lokasi perayaan akan berlangsung hingga bulan September mendatang.

“Setiap kecamatan ada acara, dan sudah dijadwalkan hingga 23 September mendatang,” ujar Sekertaris Panitia Pelaksana HUT RI ke-70 Pemko Batam, Said Khaidar, kemarin.
 
Beberapa rangkaian acara seperti pengukuhan Paskibraka, Pawai Obor, Renungan Suci, Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, pemberian remisi bagi para narapidana dan kegiatan utama lainnya.

Tak hanya itu, akan ada juga acara penunjang di masing-masing kecamatan. Pelbagai lomba dan kegiatan hiburan telah disiapkan untuk memancing keterlibatan masyarakat menyemarakkan momen spesial 70 tahun HUT Kemerdekaan Indonesia tersebut.
“Bahkan ada malam resepsi kemerdekaan serta HUT Pramuka,” kata dia.

Kegiatan itu, ia menyambung, telah disetujui dalam rapat persiapan HUT RI bertema “Gerakan Nasional Ayo Kerja untuk 70 Tahun Indonesia Merdeka,” bersama seluruh Camat se-Kota Batam. 

Dalam pelaksanaannya, Pemko Batam akan melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada hingga aparatur di tingkat Kelurahan. 

Di setiap kecamatan, panitia akan melaksanakan kegiatan berbeda-beda seperti di Belakangpadang, panitia akan menggelar lomba sampan layar, di Bulang akan dilaksanakan lomba ketingting serta Bengkong akan melaksanakan smiling morning.

Terpisah, Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata mengatakan, seperti tahun tahun sebelumnya, Pemerintah menganjurkan seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam rangka peringatan hari kemerdekaan ini.

“Mulai 14 Agustus, sudah harus memasang bendera hingga tangga 18 Agustus mendatang,” kata Ardi.
Selain itu juga, setiap pekarangan rumah diminta untuk dibersihkan bila perlu pagar yang ada di cat ulang agar terlihat rapi dan juga bersih.

“Ini bentuk himbauan dari Pemerintah dan setiap tahunnya begitu,” ujarnya. 

(Batampos/rna)


Polisi Periksa Teman Pria Chintya Berisial A, WNI Bekerja di Brunai


BATAM - Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan seorang pria yang dekat dengan Chintya berinisal A.
Pria ini ditemukan setelah polisi menyelidiki akun media sosial (medsos) milik Chintya.

Pria berinisal A terebut diketahui seorang warga negara Indonesia yang bekerja di bidang perminyakan di negara Brunei Darussalam.
A dan Chintya telah beberapa kali bertemu di Batam.
Dalam akun medsosnya, A memakai nama T.

Keduanya hanya berkomunikasi melalui medsos.
"Teman prianya korban yang kita dapat melalui media sosial. T itu nama media sossial dari inisal A. Pria tersebut seorang pekerja di Brunei," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buanadipta Ilafi, Rabu (12/8) siang.

Teman Chintya tersebut juga telah dipanggil dan diperiksa penyidik kepolisian pada hari yang sama dengan pemeriksaan Diva Despriono, suami Chintya.

Namun ia diperbolehkan pulang karena telah melewati masa pemeriksaan selama 1x24 jam.

(Tribunbatam/sw)

Gara-Gara Pasang PRV, Air ATB Mengecil


Perusahaan air bersih PT Adhya Tirta Batam (ATB) tengah melakukan pemasangan PRV, mulai bulan Agustus ini. Dampaknya, aliran air di perumahan mengecil. 

Ini seperti yang terjadi di komplek perumahan Legenda Bali. Hidayat, warga di perumahan itu, mengatakan, aliran air mengecil mulai pukul 11.00 WIB.

“Tidak tahu penyebabnya apa,” katanya.
PRV kepanjangan dari pressure reducing valve. Ini satu bagian dalam instalasi pipa yang berfungsi mengatur tekanan air.
Pemasangan PRV dilakukan guna menstabilkan tekanan air. Sebagai langkah pencegahan adanya tekanan air yang berlebih.

Dengan alat ini, tekanan air akan lebih stabil. Sehingga kebocoran  air dan kerusakan jaringan pipa dapat diminimalisir.
“Alat ini sangat penting dalam mengoptimalkan suplai air ke pelanggan,” kata Wijanarko Iksa, Public and Media Relation ATB.

Sepanjang Agustus ini, pemasangan PRV telah dilakukan di tiga waktu dan lokasi berbeda. Yakni, pada Jumat (7/8), Selasa (11/8), Rabu (12/8).

Pemasangan PRV yang dilakukan hari Jumat lalu, menyebabkan gangguan di Perumahan Kurnia Djaja Alam, Perumahan Cendana, Perumahan Gabana, dan sekitarnya.

Sementara pemasangan PRV pada Selasa lalu menyebabkan gangguan di daerah Perumahan Plamo Garden dan Bida Asri 1. Dan Rabu kemarin, gangguan terjadi di wilayah Perumahan Legenda Bali dan Perumahan Dutamas.

Iksa, begitu Wijanarko Iksa biasa dipanggil, mengatakan, pemasangan PRV akan terus dilakukan di titik-titik di seluruh wilayah Batam. Sebab, alat ini sangat penting.

Namun, jadwal pemasangan lanjutan belum keluar. Iksa mengatakan, ATB akan selalu memberi pengumuman setiap kali akan mengadakan pemeliharaan atau perawatan pipa.
“(Melalui) web, facebook, twitter, aplikasi mobile, dan sms broadcast,” tuturnya.  

(Tribunbatam/ceu/sw)


Ini Dia Adu Kreativitas dalam Gerak Jalan di Batam


Lomba Gerak Jalan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 tingkat Kota Batam yang digelar Pemerintah Kota Batam melalui Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Batam disambut antusias ribuan peserta, Rabu (12/8). 

Bahkan, kegiatan itu jadi ajang unjuk kebolehan dan kreativitas peserta dalam balutan kostum dan busana unik.
 
Total, ada 482 regu yang mengikuti gerak jalan dan dilepas langsung oleh Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan di depan Kantor Wali Kota Batam di Jalan Engku Putri Batam Centre. 

Tiap regu tak hanya siap secara fisik untuk melalui kilometer-kilometer jalan, tapi juga tampak serius mempersiapkan penampilan. 

Karena dalam lomba ini, kekompakan juga menjadi poin penilaian.
Di antaranya, peserta dari regu Humas Pemko Batam, yang tampil mengenakan atribut layaknya pewarta dan penyampai informasi. Ada yang mengenakan replika kamera dalam ukuran besar, namun ada juga yang menggenggam replika cuku catatan.

“Biasanya kami bertugas menyampaikan kegiatan tersebut ke masyarakat, kali ini kami ikut turun jadi kami juga tampilkan apa yang menjadi pekerjaan kami sehari-hari,” jelas Kabag Humas Pemko Batam, Ardi Winata, kemarin.

Ia mengatakan, pada kegiatan itu peserta dari regu Humas juga antusias lantaran perayaan kemerdekaan itu  juga momen spesial. Terlebih, kata Ardi, ini adalah perayaan ke-70 Kemerdekaan Indonesia yang juga harus diperingati secara spesial.

“Kami senagja mempersiapkannya, bahkan kami latihan selama dua hari untuk acara ini, apalagi kami ambil yang rute tengah yakni 8 kilometer,” terang Adrdi.

Selain itu, ada juga regu lain yang berasal dari kelompok anak sekolah. Mereka tampil unik dengan menutupi badan hingga kepalanya dengan kardus sehingga menyerupai karakter Danbo, robot kardus dari Jepang.

Sementara itu, regu dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satypol PP) Kota Batam yang menurunkan 11 orang dalam tim juga tak mau kalah beraksi. 

Pada satu regu, ada yang berdandan ala waria, kemudian ada juga yang berdandan seperti pasangan dengan tulisan “kumpul kebo” di bagian punggungnya. 

Hal itu, merupakan representasi kegiatan mereka setiap hari, yakni menegakkan peraturan daerah dan membantu menata ketertiban umum.

Ada tiga kategori panjang rute yang harus ditempuh peserta, yakni 5 km, 8 km, dan 17 km. Sisa rintik hujan yang turun sejak subuh di Kota Batam, tak membubarkan barisan gerak jalan ini hingga ke titik finish yang berada di tempat start.

Sementara itu, Kepala Kanpora Batam, Syaiful Bahri mengatakan untuk kategori 5 km, diikuti 198 tim yang berasal dari pelajar SD, ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita, perwakilan hotel, dan masyarakat umum. Sedangkan kategori 8 km diikuti 193 peserta dari pelajar SMP, perwakilan SKPD putera dan puteri, BUMN, dan PGRI puteri. Dan untuk kategori 17 km diikuti 91 regu SMA putera.

“Total hadiah yang kita siapkan untuk lomba kali ini adalah Rp 197.500.000,” ujarnya.

(Tribunbatam/rna/sw)

"Hubungan Chintya dengan si A Memicu Kecemburuan Sang Suami"


BATAM - Diperiksanya teman pria Chintya berinisial A atau di media sosial (medsos) menggunakan nama berinisial T, dikarenakan polisi menemukan indikasi pria tersebut memicu kecemburuan sang suami, Diva Despriono.
 
Dikatakan Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buanadipta Ilafi, Rabu (12/8/2015) siang, selama ini Chintya dan A menjalin komunikasi via medsos. 
Keduanya juga telah bertemu beberapa kali di Batam.

Hubungan antara Chintya dan A inilah yang diindikasikan menimbulkan kecemburuan sang suami.
"Dan itu memicu kecemburuan suami korban," kata Yoga.
Menurut informasi yang dihimpun tribun, pada hari korban ditemukan tewas, A memang kebetulan sedang berada di Batam.

Namun belum diketahui apakah Chintya bertemu dengan A.
"A sudah kita periksa dan hingga saat ini belum terindikasi terlibat,"tutur Yoga.

(Tribunbatam/sw)

Gelombang laut tinggi, puluhan wisatawan tertahan di Karimunjawa


Puluhan wisatawan lokal masih tertahan di Pulau Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Hal itu akibat gelombang air laut masih tinggi dan tidak aman untuk berlayar.

"Hingga kini, diperkirakan ada sekitar 50-an wisatawan," kata Camat Karimunjawa M Taksin di Jepara, Rabu (12/8).

Dia mengaku tidak bisa memastikan apakah ada wisatawan asing yang masih tertahan di sana. Namun, dia memastikan kondisi para wisatawan cukup aman dan tidak ada persoalan berarti karena kondisi gelombang tinggi baru berlangsung selama empat hari.

Lanjut dia, kondisi gelombang laut tinggi terjadi sejak Minggu (9/8), tetapi saat ini kondisi gelombangnya mulai menurun. Bahkan, ada beberapa wisatawan yang pulang dengan kapal dari Kalimantan menuju Semarang.

"Kami juga yakin masing-masing biro perjalanan akan menginformasikan kondisi laut Jepara kepada wisatawan," ujarnya seperti dilansir Antara.

Dia memprediksi dampak cuaca laut seperti sekarang bisa membuat wisatawan menunda bahkan beralih ke objek wisata lain karena mempertimbangkan banyak faktor.

Sementara itu, Syahbandar Jepara Suripto mengungkapkan, gelombang tinggi memang terjadi sejak Minggu (9/8) sehingga aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Jepara menuju Pulau Karimunjawa ditunda sementara. Apalagi, lanjut dia, ketinggian gelombang laut maksimal hari ini (12/8) 2,5 meter.

"Kami perkirakan, pada Kamis (13/8) aktivitas kapal penyeberangan sudah bisa beroperasi jika memang cuaca laut mendukung," ujarnya.

Lebih jauh, dia mengungkapkan hasil koordinasi dengan syahbandar di Karimunjawa jika perkiraan cuaca justru berbeda dengan kenyataan di lapangan karena masih memungkinkan untuk aktivitas di laut.

Oleh karena itu, mereka akan berkoordinasi dengan Syahbandar Karimunjawa guna memastikan kondisi gelombang laut memang aman untuk aktivitas pelayaran, khususnya penyeberangan penumpang dari Jepara menuju Karimunjawa. 


[Mdk/efd]

Salah Ambil Kebijakan Moneter Lebih Bahaya daripada ..

 JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai kesalahan dalam mengambil suatu kebijakan lebih berbahaya dibandingkan dengan kasus korupsi. Menurut dia, penyakit terberat yang menjatuhkan banyak negara adalah salah mengambil kebijakan moneter.

"Banyak pengalaman di banyak negara, sering kita berteori, menganggap bahwa penyakit yang terbesar dalam suatu negara ini adalah korupsi. Padahal sebenarnya, penyakit terbesar yang menjatuhkan banyak negara adalah salah mengambil kebijakan moneter.

Itu yang terbesar dalam sejarah banyak kegiatan di dunia ini," kata Kalla saat menghadiri peringatan ulang tahun Institute for Development of Economic and Finance di Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Menurut Kalla, kesalahan pemimpin dalam mengambil kebijakan, terutama yang berkaitan dengan kebijakan moneter memiliki dampak yang panjang bagi suatu negara. Atas dasar itu lah persoalan ini dinilainya lebih berbahaya dibandingkan dengan korupsi.

Kalla mencontohkan kesalahan pemerintahan yang menjamin perbankan pada krisis 1998 sehingga berujung pada skandal utang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Akibat kebijakan ini, kata Kalla, pemerintah harus membayarkan utang BLBI setiap tahunnya dalam jangka panjang.

"Kalau Anda lihat dalam APBN slalu muncul bunga cicilan yang tahun ini kira-kira Rp 180 triliun, jadi itu akibat masih sebagian besarnya akibat BLBI, BLBI akibat pemerintah menjamin perbankan, itu kesalahan utama waktu mengatasi krisis 1998," ucap dia.
Terkait korupsi, Kalla mengakui bahwa salah satu tindak pidana khusus itu berbahaya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Kendati demikian, menurut dia, upaya pemberantasan korupsi di Indonesia cenderung berlebihan. Penindakan korupsi yang dilakukan selama ini dianggapnya menimbulkan ketakutan jajaran pemerintah untuk memutuskan kebijakan.

"Bayangkan, delapan menteri, 19 gubernur, puluhan anggota DPR, empat ketua partai. PPP juga ketahuan walaupun gambarnya ka'bah. Jadi sekarang Anda tidak boleh lagi periksa kebijakan agar tidak ada ketakutan," ucap Kalla.

(Kompas.com)

Robot Android Semakin Mirip Manusia


Profesor Hiroshi Ishiguro dari Universitas Osaka, Jepang kembali memperkenalkan robot manusia (Android) rancangannya yang semakin mirip dengan manusia. Robot wanita tersebut diberi nama Erica.

Berbeda dengan rancangan Ishiguro sebelumnya, Erica bukan hanya didesain untuk memanjakan mata, namun juga telinga pecinta Android. Ya, Ishiguro telah meningkatkan kemampuan berbicara robot android-nya, selain juga bahasa tubuh saat berbicara.

Dikutip KompasTekno dari Mashable, Rabu (12/8/2015), Ishiguro mencoba untuk menghilangkan kecanggungan yang muncul saat manusia berkomunikasi dengan robot.

Walau masih terlihat kaku untuk standar manusia, tetapi Erica saat didemonstrasikan di hadapan para jurnalis memang terlihat semakin mirip dengan manusia.

Ia bisa berkedip, memiringkan kepala, memiliki gerakan kulit wajah yang mencerimnkan emosi, menggerakkan bibir, dan bahasa tubuh yang mengikuti gaya bicaranya.


Bahkan robot android ini juga bisa menggumamkan "uuuunnnn?", sebuah komunikasi non-verbal yang berarti "sungguh?" yang umum dipakai di Jepang.

Erica adalah hasil kolaborasi antara Japan Science and Technology Agency, Osaka University, the Advanced Telecommunications Research Institute International (ATR) dan Kyoto University.

Saat ini Erica sedang dipamerkan di Miraikan National Museum of Emerging Science and Innovation di Tokyo, Jepang.


(Kompas.com)

60 Juta Orang Di Indonesia, Masih BAB Sembarangan

 
JAKARTA — Kualitas sanitasi di Indonesia dinilai masih sangat kurang dan jauh dari memadai. Sanitasi yang sudah cukup layak pun hanya dapat ditemui di kota-kota besar.
Menurut Sekretaris Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR), Rina Agustin, sebanyak 39 persen penduduk Indonesia masih membuang air besar (BAB) secara sembarangan. Jika merujuk angka di tiap kabupaten atau kota, sanitasi dengan kualitas rendah mencapai 50 persen. 

Rina menuturkan, keadaan sanitasi yang tidak layak juga ditemukan di kota dekat Jakarta. Di Sukabumi, misalnya, ia menemukan wanita berusia sekitar 25 tahun yang membuang hajat di kebun.

"Secara nasional, sebanyak 60 juta orang masih buang air besar (BAB) sembarangan. Akibatnya, 5 juta bayi di Indonesia berpotensi atau berisiko kematian," ujar Rina di Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (11/8/2015).
Data Unicef menyebutkan, banyak yang meninggal saat dilahirkan. Ini kemungkinan besar karena kesehatannya. Di samping itu, air yang digunakan tidak bersih dan kondisi sanitasi tidak layak.

Rina mengaku prihatin atas kondisi tersebut dan berupaya untuk mempelajari angka-angka yang menunjukkan kurangnya akses sanitasi yang layak. Harapannya, ke depan, kondisi kesehatan bisa meningkat.

Selama ini, lanjut dia, urusan sanitasi sering kali dikesampingkan dan tidak menjadi prioritas pemerintah, baik pusat maupun daerah. Meski begitu, melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah mengagendakan akses universal terkait sanitasi dengan anggaran hanya 20 persen dari kebutuhan.

Dengan demikian, kata Rina, pemerintah daerah harus bergerak bersama pemerintah pusat untuk menyukseskan akses sanitasi 100 persen. Untuk mewujudkan 61 persen penduduk mendapatkan akses sanitasi layak, prosesnya membutuhkan waktu 30 tahun.

Untungnya, melalui RPJMN tersebut, pemerintah bergerak agresif. Sanitasi masuk dalam program percepatan pembangunan dan target pada 2019 seluruh penduduk Indonesia bisa mengakses sanitasi yang layak.
 
(Kompas.com/sw)

Besok, Predikat "Kota Cerdas" Diberikan ke 15 Kota



JAKARTA - Harian Kompas dan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang didukung PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) akan mengumumkan penganugerahan Kota Cerdas 2015, Kamis besok (13/8/2015). Penganugerahan yang digelar di Grand Ballroom, Hotel Shangri-La, Jakarta, ini akan dihadiri Wakil Presiden republik Indonesia, Jusuf Kalla.

Penghargaan Kota Cerdas merupakan puncak rangkaian penyusunan Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) 2015 yang telah diluncurkan pada 24 Maret 2015 lalu. Penyusunan IKCI 2015 dilatarbelakangi semakin banyaknya penduduk di perkotaan dan kompleksitas permasalahan kota.

Kondisi inilah yang kemudian melahirkan tantangan bagaimana cara mengelola kota dengan cerdas dan bertujuan akhir meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup penduduknya. Perbaikan-perbaikan dan penerapan konsep kota cerdas pun muncul, termasuk di Indonesia.

Inovasi yang berhasil memperbaiki kualitas hidup warga inilah yang kemudian patut diapresiasi lewat penyusunan IKCI 2015 dan kegiatan penganugerahan Kota Cerdas 2015. 


Penghargaan ini diberikan untuk menghargai daerah yang sudah berhasil, sekaligu mendorong kota-kota lain untuk ikut bergerak bersama menerapkan konsep kota cerdas.

Adapun faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam penyusunan IKCI 2015 meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Sebuah kota dianggap bisa menerapkan konsep cerdas dalam perekonomian apabila kota tersebut ditopang perekonomian yang berjalan dengan baik, termasuk kegiatan industri, dengan memaksimalkan sumber daya yang ada, terutama manusia sebagai aset dan aktor utama penggerak ekonomi.

Sementara dalam segi pengelolaan aspek sosial, sebuah kota dinilai berhasil jika masyarakat bisa menikmati keamanan, kemudahan dan kenyamanan di kota tersebut. Warga mendapatkan layanan kesehatan, transportasi, serta layanan publik lainnya yang mudah diakses dan layak.

Pengelolaan lingkungan yang cerdas juga dapat digambarkan sebagai kota yang bisa menyediakan hunian yang sehat, pengelolaan energi dengan prinsip hemat, dan kesesuaian tata ruang.

Bobot penilaian

Pengelolaan ekonomi, sosial, dan lingkungan tersebut harus didukung oleh teknologi informasi komunikasi, tata kelola, dan peran sumber daya manusia (SDM) yang baik. Ketiga hal yang disebut terakhir ini merupakan aspek enabler yang juga dipertimbangkan dalam penilaian. Aspek enabler adalah hal-hal yang dianggap bisa mempercepat munculnya inovasi dan solusi cerdas, juga dinilai.

Indikator di dalam masing-masing aspek diberi bobot dengan nilai bobot diperoleh dari pendapat 15 akademisi dan profesional yang terkait dengan kota cerdas. Agar semakin sesuai dengan kondisi perkotaan di Indonesia, isu-isu strategis nasional yang dirujuk dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional juga dimasukkan dalam pertimbangan penyusunan bobot.

Pada tahap awal, data sekunder dari 93 kota otonom yang meliputi aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan enabler dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan juga ditambah dengan data dari pemerintah kota diolah. Hasilnya, muncul 15 kota nomine yang terbagi dalam tiga kelompok, yakni 5 kota untuk kategori kota berpenduduk sampai dengan 200.000 jiwa, 5 kota dengan penduduk di atas 200.000 sampai dengan 1 juta jiwa, dan 5 kota dengan penduduk lebih dari 1 juta jiwa.

Survei

Untuk mendapatkan penilaian dari masyarakat, Litbang Kompas melakukan survei tatap muka kepada 6.000 responden di 15 kota tersebut. Sebanyak 755 tenaga lapangan lepas terlibat dalam survei ini.

Pendapat masyarakat merupakan salah satu faktor yang berpengaruh signifikan terhadap penilaian IKCI 2015. Masyarakat memiliki peranan sentral dalam proses pengindeksan karena berhak memberikan penilaian langsung terhadap kinerja pelayanan birokrasi dan berbagai fasilitas yang disediakan oleh pemerintah kota. Sementara, tim dari ITB juga melakukan verifikasi terhadap data-data sekunder yang sebelumnya sudah dikumpulkan, terutama aspek enabler.

Hasil survei masyarakat dan olahan data sekunder yang diverifikasi dikombinasikan dan menjadi dasar pemeringkatan kota dalam IKCI 2015. Ke-15 kota nomine kemudian menduduki peringkat pertama hingga kelima Kota Cerdas Indonesia 2015 yang terbagi dalam tiga kategori kota, yakni kelompok kota berpenduduk sampai dengan 200.000 jiwa, kota berpenduduk di atas 200.000 sampai dengan 1 juta jiwa, dan kota berpenduduk lebih dari 1 juta jiwa.

Hasil penilaian juga memunculkan kota-kota yang unggul di aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kota yang mendapatkan nilai terbesar sehingga layak menjadi kota terbaik di antara 3 kategori kota juga akan disampaikan.

Menariknya, hasil survei membuahkan tingkat kematangan kota yang duduk di peringkat pertama hingga kelima di masing-masing kategori. Tingkat kematangan kota memperlihatkan sejauh mana konsep kota cerdas telah diterapkan oleh kota tersebut bidang ekonomi, sosial, lingkungan, serta aspek enabler.

Saat ini, seluruh proses penyusunan indeks kota cerdas sudah dirampungkan oleh Litbang Kompas dan ITB. Harian Kompas, ITBPGN berikut Telkom sebagai mitra di bidang informasi, komunikasi dan teknologi siap mengumumkan 15 kategori Kota Cerdas di Indonesia.

15 Kota Cerdas

Ulasan mengenai 15 kategori Kota Cerdas Indonesia, dapat diikuti secara lengkap di  Harian Kompas edisi 14 Agustus 2015. Selain acara penganugerahan Kota Cerdas 2015, harian Kompas dan PGN juga menyelenggarakan diskusi panel dan sharing session. Pada sesi pertama, diskusi bertajuk “Tantangan dan Solusi Pengembangan Kota Cerdas Indoensia”.

Hadir sebagai narasumber dalam topik ini ialah Komara Djaya, Ketua Program Studi Kajian Pengembangan Perkotaan UI; Danang Parikesit, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia; dan Suhono Harso Supangkat, Ketua Lembaga Inovasi dan Kewirausahaan ITB.

Diskusi panel dan sharing session di sesi kedua akan membahas tema “Implementasi Pengembangan Kota Cerdas”. Hadir sebagai narasumber dalam topik ini ialah Arief Rachadiono Wismansyah, Wali Kota Tangerang; Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung; Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya; Sigit Widyonindito, Wali Kota Magelang; dan Rizal Effendi, Wali Kota Balikpapan.


(Kompas.com) 

Indonesia Targetkan 2.000 TKI Konstruksi di Malaysia Tersertifikasi




JAKARTA - Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi menargetkan sebanyak 2.000 tenaga kerja (TKI) konstruksi yang bekerja di Malaysia, sudah tersertifikasi tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, Ditjen Bina Konstruksi melanjutkan kerjasama dengan Construction Industry Development Board (CIDB) Malaysia. 


Hal ini merupakan bagian dari fokus percepatan tahun 2015 pada jenis pelatihan Training of Trainer (TOT) Instruktur dan Akreditasi Lembaga Pelatihan Indonesia oleh Malaysia, Harmonisasi Bakuan Kompetensi, Standardisasai Pelatihan dan Sertifikasi kedua negara, serta Pelatihan dan Uji Sertifikasi di Indonesia.

"Tujuannya untuk melahirkan Sertifikat Bersama Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi (LPJK)-CIDB tahun 2017 hingga 2019," ujar Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Yusid Toyib, usai menerima perwakilan CIDB, Selasa (11/8/2015).


Kerjasama LPJK-CIDB ini dilatarbelakangi banyaknya tenaga kerja terampil Indonesia yang bekerja di Malaysia, namun masih belum dibekali kemampuan dan kecakapan khusus (general worker), sehingga dari sisi kompetensi dan pendapatan tidak maksimal.

Kerjasama yang terjalin sejak tahun 2014 ini sudah menghasilkan sertifikasi pelatihan dan uji sertifikasi terhadap 388 orang tenaga kerja terampil, dengan keterampilan bricklayer, plestering, wooding, dan painting.


Ke depan setelah tenaga kerja tersebut mendapatkan sertifkat dari CIDB, status mereka akan meningkat menjadi pekerja berketerampilan (skilled worker), secara otomatis pendapatan mereka akan meningkat hampir dua kali lipat. Saat ini 58 persen tenaga konstruksi asing yang resmi bekerja di Malaysia merupakan TKI.

Untuk tahun ini, lingkup kerjasama yang akan lebih dikembangkan di antaranya, pertukaran informasi lebih lanjut terhadap standar kompetensi, pelatihan/sertifikasi TKI di Malaysia, pelatihan/sertifikasi TKI yang akan diberangkatkan ke Malaysia, pelatihan supervisor/manajer, online learning CIDB, kerjasama ventura, pelatihan instruktur/assesor (TOT), dan Harmonisasi Standar Kompetensi Konstruksi, serta Tim Kerja Pengembangan Kerja Sama.


"Ke depan diharapkan tujuan sertifikasi bersama antara CIDB dan Pemerintah Indonesia dapat diwujudkan, sehingga calon TKI konstruksi yang akan bekerja di Malaysia pelatihan dan sertifikasi oleh CIDB di Indonesia," imbuh Setditjen Bina Konstruksi, Panani Kesai.


(Kompas.com)

                                         

Tiga Pendaki Jadi Korban "Keganasan" Gunung Semeru




MALANG - Kabar duka datang dari Gunung Semeru. Dalam tiga hari terakhir ada tiga pendaki yang menjadi korban "keganasan" gunung tertinggi di Pulau Jawa ini.

Setelah Daniel Saroha (31), warga Kampung Bojong Jengkol, Desa Cilebut Barat, Bogor, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang sejak Senin 10 Agustus 2015, belum ditemukan hingga petang ini. Kini ada dua korban pendaki lainnya yang mengalami kecelakaan.

Belum jelas bagaimana kronologinya, yang pasti satu korban meninggal dunia dan satu korban lagi mengalami patah kaki. Korban meninggal atas nama Dania Agustina Rahman (19), warga Jalan AR Hakim Perbata, No 04, RT 04 RW 04, Kelurahan Benteng, Kecamatan Waudoyong, Sukabumi, Jawa Barat.

"Jenazah dievakuasi ke RSU Lumajang," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Rabu (12/8/2015) malam.
Sementara itu, satu korban lainnya saat ini sedang dalam perjalanan menuju RSSA Malang karena mengalami patah kaki. Kepala BB TNBTS menyatakan open SAR dimulai besok pagi sampai dengan survivor atas nama Daniel ditemukan.

(Okz/fmi)

Peternakan di Tangerang Timbun 500 Ekor Sapi




JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri melakukan penggeledahan terhadap sebuah peternakan sapi milik PT Brahman Perkasa Sentosa (BPS) di Kecamatan Sepatan, Tangerang, Banten.

"Benar, pada hari Rabu tanggal 12 Agustus 2015 sekira jam 15.00 WIB tim bergerak ke wilayah Tangerang dan melakukan pengecekan ke tempat penggemukan feedloter sapi di Sepatan, Jalan Kampung Kelor, Tangerang milik PT Brahman Perkasa Sentosa (BPS)," ungkap Kasubdit Industri dan Perdagangan, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Helmy Santika kepada wartawan melalui pesan singkat, Rabu (12/8/2015) malam.

Helmy menambahkan, peternakan itu dimiliki oleh tiga orang yakni Buntoro Hasan, Pudjantoro Hasan, dan Sanko hasan yang juga sebagai pemilik PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM). Diduga mereka menimbun sebanyak 500 ekor sapi yang sudah siap jual dan potong namun tak dilakukannya.

"Di TKP ditemukan dari sekitar 3164 ekor sapi, terdapat 500 ekor sapi yang sudah memenuhi persyaratan untuk dijual atau dipotong namun tidak dilakukan melainkan tetap berada di peternakan PT BPS," jelas Helmi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, lanjut Helmi, peternakan ini telah melakukan kegiatan melepas, menjual atau memotong sejak sehari sebelum lebaran dimana. Polis pun tengah memeriksa saksi dan juga pemilik peternakan sapi tersebut.

"Tindakan yang telah kami lakukan memasang police line di lokasi, mengamankan data atau dokumen terkait keluar masuknya sapi," pungkasnya.

(Okz/fmi)

Lagi, Nagaswara Ancam Gugat Inul Vizta




JAKARTA - Sebelumnya label musik Nagaswara harus berhadapan dengan rumah karaoke Inul Vizta yang juga milik pedangdut Inul Daratista dalam persidangan.

Inul Vizta dianggap membajak lagu-lagu dari artis naungan Nagaswara. Dalam konflik tersebut, Nagaswara melaporkan Inul Vizta secara pidana karena dianggap melakukan pencurian atau pembajakan hak cipta.

Namun, seiring berkembangnya kasus ini, bos Nagaswara, Rahayu Kertawiguna juga memiliki rencana untuk membawa kasus ini ke ranah perdata.

"Saya juga siap buat gugat secara perdata," ujar Rahayu Kertawiguna dikantor Nagaswara, Jakarta, Rabu (12/8/2015).
Bahkan, label yang menaungi ratusan artis ini siap mencaplok Inul Vizta bilamana memang diperlukan.

"Kalau perlu Inul Vizta jadi Nagaswara karaoke," lanjutnya.
Rasanya wajar pihak label Nagaswara geram dengan karaoke Inul, lantaran pihak label merasa dirugikan dengan adanya pembajakan tersebut. 

Sampai saat ini, pihak Inul belum memberikan keterangan resmi terkait sengketa tersebut.

(Okz/rik)

Riasan Tepat untuk ke Konser Musik


PELANTUN lagu ‘Nasty’, Pixie Lott memberikan tip riasan wajah saat akan pergi ke sebuah acara festival musik. Menurut Pixie, beberapa item yang perlu dibawa adalah item make up waterproof, tabir surya, dan tisu toilet. Sementara, untuk riasan wajah, Pixie memilih untuk fokus pada riasan mata dan rambut saat berada di tengah kerumunan orang-orang.

“Fokus pada riasan bagian mata, aku selalu menggunakan riasan smokey eyes. Sementara, untuk bibir nampaknya lipstik akan lebih mudah luntur. Aku kerap menggambar bunga matahari di pipiku, seperti layaknya tahun 1960-an,” ujarnya sebagaimana yang dilansir dari Femalefirst, Rabu (12/8/2015).

Perempuan berusia 24 tahun ini memang terinspirasi dengan gaya berbusana tahun 1960-an, karenanya Pixie senang melakukan eksperimen dengan bunga-bunga dan kerap mengaplikasikan tatanan rambut favoritnya.

“Saat pergi ke festival musik, Anda dapat melakukan apapun yang Anda inginkan. Aku senang bereksperimen dengan gaya, seperti menempatkan bunga di rambut, menambahkan bando, atau menggunakan pita kecil. Kemudian, membuat rambut sedikit berantakan,” tambahnya lagi.

Saat menyaksikan festival musik, Pixie memastikan untuk menggunakan krim wajah, termasuk saat akan menghadiri Festival V Virgin Media Louder Lounge akhir pekan depan.

“Anda memerlukan krim wajah untuk melindungi kulit dari pancaran sinar matahari sekaligus untuk mata ketika Anda mengalami kesulitan saat tidur pada akhir pekan,” tutupnya.

(Okz/fik)

Ayushita Jomblo Santai


JAKARTA- Sejumlah personel Bukan Bintang Biasa (BBB) sudah menikah. Namun, Ayushita tetap santai.
Diawali pernikahan Raffi Ahmad dan Nagita, kemudian disusul Chelsea Olivia yang akan menikah dengan Glenn Alinskie.

Saat ditanya hal tersebut Ayushita justru menebarkan senyum ke para awak media. Ayushita mengaku tak terburu-buru menyusul rekannya untuk segera menikah.

"Alhamdulillah ya," ujarnya, Ayushita, saat dijumpai di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Rabu (12/8/2015).
Ayushita ternyata masih betah sendiri. 

Ayu pun menuturkan jika dirinya sampai saat ini belum juga menemukan pria yang tepat untuk menjadi kekasihnya.
"Ehm, no," ujarnya singkat.

(Okz/rik)

Rabu, 12 Agustus 2015

BPCB DIY Ekskavasi Lokasi Temuan Candi


YOGYAKARTA - Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta melakukan ekskavasi (penggalian) lokasi yang diduga terdapat candi di Dusun Karangbajang, Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

Kepala Kelompok Kerja Perlindungan BPCB Yogyakarta Muhammad Taufik mengatakan, ini merupakan hari ketiga dilakukannya proses ekskavasi.

"Selain dari BPCB, kita juga dibantu mahasiswa arkeologi UGM. Rencananya sampai 19 Agustus," tuturnya, Rabu (12/8/2015).
Taufik menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penggalian di 11 lokasi atau kotak berukuran 2x2 meter dengan kedalaman 1,5 meter.

"Dari 11 kotak yang dibuka, kita menemukan reruntuhan candi. Tapi temuannya belum signifikan, seperti belum ditemukan lantai dinding atau yoni. Selain itu, kemungkinan akan dibuat 14 kotak," terangnya.

Taufik juga menuturkan, jika tidak menemukan sesuatu yang signifikan, maka ekskavasi akan dihentikan. "Nanti akan dievaluasi. Jika tidak ada yang signifikan, ekskavasi akan dihentikan," ucap Taufik.
Sementara di lokasi tersebut baru ditemukan runtuhan candi atau antefiks, serta arca nandi. (ira)
(Okz/ful)

4 Kecamatan di Cirebon Terancam Krisis Air


CIREBON - Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon dan Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kini tak dapat pasokan air akibat menyusutnya debit air di Waduk Setupatok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Menurut penjaga pintu air Waduk Setupatok, Yayat Supriyatna, debit air yang semakin menyusut karena kemarau yang berkepanjangan berdampak pada persediaan air di waduk. 
Diprediksi, Jumat (14/8/2015), tak bisa lagi melayani pengairan di empat kecamatan yakni Kecamatan Mundu, Astanajapura, Greged Kabupaten Cirebon dan Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

“Belum termasuk sedimentasi lumpur. Saat ini debit air yang tersedia sekira 1.440 liter kubik, namun hanya 200.000 liter kubik yang dialirkan. Sehingga Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon dan Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon tak bisa dilayani,” paparnya.

Masih dikatakan Supriyatna, sejak 4 Agustus lalu. pihaknya tak bisa lagi melayani Kecamatan Harjamukti dan Kecamatan Greged, dikarenakan air yang tersedia semakin menipis.
“Untuk ketahanan tanggul, kami menyisakan air di waduk ini. Ketika waduk ini airnya lumayan banyak, kami keluarkan 750 liter/detik dan mengalami penurunan air yang dikeluarkan jadi 500 liter/detik. Hingga saat ini, 450 liter/detik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua kelompok Silengkong, Desa Setupatok, Kecamatan Mundu, Toto mengungkapkan, Distanbunakhut dalam hal ini unit pelaksana teknis (UPT) Pertanian kecamatan, minim sosialisasi kepada para petani mengenai masa tanam.

Kurang sosialisasi
Selain itu, dari PSDA maupun BBWSCC kurang sosialisasi kepada petani mengenai persediaan air yang ada di waduk. Sehingga, terancam gagal panen. “Semestinya dinas terkait, seperti UPT Pertanian, PSDA dan BBWSCC sosialisasi kepada para petani, agar petani padi serempak menanam. Selama ini, para petani hanya bisa memerkirakan persediaan air yang ada di waduk dan musim hujan. Jika meleset, tentunya petani merugi karena gagal panen,” ungkapnya.

Ketua kelompok Balong Wurung, desa setempat, H Rukman menuturkan, sering terjadinya kekeringan air untuk areal pesawahan di sejumlah daerah, seharusnya dijadikan acuan dinas terkait, guna meminimalisir gagal panen.

“Sepertinya, dinas terkait kurang respons terhadap kejadian yang ada. Sehingga, tetap saja terjadi kekeringan air untuk mengairi sawah,” imbuhnya.

Kuwu Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura, Mohammad Taufik Hidayat menambahkan, sejak awal Juli para petani tak lagi menanami sawahnya. Karena, sulitnya mendapatkan air.

 “Sekira 20 hektare sawah tak ditanami, sehingga banyak petani alih profesi seperti merantau dan menjadi tukang ojek,” imbuhnya.

(Okz/mbs)

Tips Memilih LED, HID atau Halogen untuk Lampu Kendaraan



LAMPU merupakan salah satu komponen terpenting kendaraan. Kini, teknologi lampu di dunia otomotif semakin maju dan beragam, mulai dari bohlam krypton, halogen, xenon, hingga LED. Bahkan kini teknologi laser mulai digunakan untuk lampu utama kendaraan, walapun masih sebatas percobaan.

Lalu teknologi lampu seperti apa yang sebaiknya dipilih?
Sebelum memilih, perlu diperhatikan tujuan dari pengembangan, yaitu untuk membuat pencahayaan semakin terang dan hemat energi. Untuk itu, tren lampu yang sedang berkembang saat ini adalah LED (Light Emitting Dioda).

Dulu LED hanya digunakan sebagai lampu dashboard, lampu rem, sein, DRL atau lampu foglamp untuk membantu lampu utama. Namun kini LED mulai beralih fungsi menjadi lampu utama.

Tercatat beberapa pabrikan yang menggunakan LED pada sepeda motor seperti BMW, Ducati, Harley Davidson, Honda dan beberapa pabrikan lain. LED punya kelebihan pada konsumsi daya yang relatif kecil dibanding lampu jenis bohlam konvensional namun mampu memberikan penerangan yang cukup baik pada kondisi gelap.

Bayangkan, LED dengan daya 20 watt punya pencahayaan setara dengan bohlam Halogen 35 watt, tapi memang masih kalah jika dibandingkan dengan HID. Tapi masa pakainya, LED jauh lebih lama disbanding HID. Rata-rata, lampu LED mampu bertahan hingga 30.000-50.000 jam kerja. Sementara Halogen hanya 2.500 jam dan HID pun hanya 3.500 jam.

Selain daya yang lebih kecil, LED juga lebih aman terhadap reflektor karena tidak menghasilkan panas berlebih seperti lampu Halogen dan Xenon (HID).
Namun di balik kelebihan yang dimiliki LED, ternyata punya kekurangan yang harus diperhatikan agar performanya tetap terjaga, yaitu LED membutuhkan kelistrikan yang konstan. 

Oleh karena itu penggunaan LED wajib menggunakan arus DC, jika tidak maka akan memperpendek umur LED. LED juga membutuhkan pendingin agar tidak overheat.

Harga LED juga cukup mahal dibandingkan Halogen dan Xenon. Untuk urusan fokus cahaya juga tergantung reflektor yang digunakan.

(Okz/rtw)

Pasar Berbahaya Ini Justru Tujuan Wisata Turis Asing


THAILAND - Pasar Maeklong di Thailand memiliki keunikan karena berada di sekira rel kereta api. Pasar paling berbahaya di dunia kerap dikunjungi turis.

Pasar Maeklong adalah pasar tradisional yang hampir sama seperti Pasar Gaplok di Senen. Pasar ini memiliki kesamaan karena berada di sekira rel dan menawarkan beragam buah dan sayur-sayuran dengan harga yang murah.


Namun, Pasar Maeklong menjadi sebuah daya tarik wisata di Thailand. Disebut sebagai pasar paling bahaya di dunia, Pasar Maeklong kerap dikunjungi para turis yang penasaran dengan pasar ini.

Para turis bersiap-siap mengambil kameranya saat peluit kereta terdengar. Kemudian mereka akan mengambil foto atau video saat kereta mulai mendekati area pasar dan menerobos secara perlahan.

Turis juga banyak mengabadikan bagaimana reaksi para pedagang yang dengan sigap membereskan tenda-tenda dagangan mereka ketika kereta datang. Para pedagang pun akan berdiri dan menyaksikan kereta lewat dalam beberapa menit.



Pedagang di Pasar Maeklong juga harus rela membongkar pasang tenda mereka berkali-kali karena kereta api lewat delapan kali dalam sehari. Pasar Maeklong dalam bahasa setempat disebut juga sebagai Talad Rom Pook.
Dikutip Thaivisa, Rabu (12/8/2015), kereta yang melintasi jalur Maeklong diistirahatkan selama enam bulan atau 180 hari sejak 13 Mei lalu.

Selama enam bulan tersebut, akan dilakukan perawatan panjang dan perbaikan jalur rel untuk mencegah terjadinya banjir.
Meski demikian, aktivitas Pasar Maeklong tidak ikut terhenti. Pasar ini masih menjajakan sayur mayur dan buah-buahan seperti biasanya. Bahkan, wisatawan masih bisa mengunjunginya.

Ulasan dari wisatawan TripAdvisor mengatakan bahwa Pasar Maeklong “masih menjadi sarana wisata yang menarik dengan harga murah dan makanan enak. Perjalanan terbaik dengan seluruh biaya perjalanan hanya 30 baht (Rp12 ribu)”.

(Okz/jjs)

Mura mantan anggota DPRD Kabupaten Musirawas Rekayasakan Perampokan


MUSIRAWAS – Terbukti melakukan rekayasa perampokan, mantan anggota DPRD Kabupaten Musirawas (Mura), Uskadi (50) ditahan Satreskrim Polres Mura.

Kapolres Musirawas AKBP Nurhadi Handayani, membenarkan penetapan tersangka yang mengaku dirampok oleh empat orang bersenjata api pada Selasa 11 Agustus 2015 di daerah Selangit Kabupaten Musirawas.

Nurhadi mengungkapkan, banyak kejanggalan dalam laporan tersangka, mulai dari kondisi lokasi kejadian dan hal-hal lainnya. Sehingga akhirnya tersangka mengaku bahwa ia merekayasa perampokan tersebut, karena keperluan untuk membayar hutang KUD di Desa Bingin Teluk.

"Tersangka ini membuat laporan palsu perampokan karena banyak terlilit hutang, sehingga membuat ia nekat merekayasa perampokan atas dirinya sendiri," katanya, Rabu (12/8/2015).

Tersangka yang saat ini ditahan di Polres Mura dan akan dijerat dengan pasal 242 KUHP tentang laporan palsu.
Sebelumnya, Uskadi membuat laporan perampokan kepada petugas Polres Mura. 

Dia mengaku bersama Rudi, sopirnya, dirampok oleh empat orang tak dikenal di Desa Selangit Kecamatan Selangit, Kabupaten Mura. Akibatnya, uang Rp800 juta lenyap dibawa kabur perampok. (fds)

(Okz/ful)

Es Krim ini Tengah Tren



TIDAK hanya fashion yang punya tren setiap tahun. Rupanya es krim juga demikian, setiap tahunnya kegemaran orang menyantap es krim akan berganti seiring perkembangan zaman.

Angga Krisnawan, Brand Executive Haagen Dazs Indonesia mengatakan, saat ini banyak orang yang ingin menyantap es krim dengan nuansa baru. Tidak hanya dinikmati polos begitu saja, tapi juga tampilan yang unik dan mengesankan sedang digemari banyak kalangan saat menyantap es krim.

“Sekarang itu banyak orang yang ingin menikmati es krim bukan hanya soal rasa saja, tapi juga ingin ada sesuatu yang bisa dilihat dari es krim tersebut,” jelasnya kepada Okezone, yang dikutip Nyolong News di Jakarta

Angga menambahkan, sesuatu yang dapat dilihat dari es krim ini adalah tampilan dan cara penyajian. Menurutnya, tampilan es krim yang unik dan cara penyajian es krim yang tidak biasa, tentu akan lebih menarik perhatian dan sedang digemari banyak kalangan.

“Misalnya ada es krim pada saat penyajian dituangkan sesuatu dan terlihat wow. Jadi ada sesuatu yang bisa ditonton sebelum es krim itu dinikmati,” pungkasnya.

(Okz/ndr)

Bikin Geram Mou, Dokter Tim Chelsea Terancam Dipecat



LONDON – Juara bertahan Premier League, Chelsea, membuka kampanye musim ini dengan hasil imbang melawan Swansea City. Hal tersebut diperparah dengan beberapa insiden pada pertandingan tersebut, termasuk yang melibatkan tim medis The Blues.

Staf medis London Biru, Eva Carneiro, menjadi sorotan setelah tindakannya menolong Eden Hazard yang sedang terkapar di lapangan membuat Jose Mourinho geram. Hal itu disebut oleh The Special One sebagai tindakan naïf yang merugikan tim.

Seperti diberitakan BBC Sport, Rabu (12/8/2015), akibat dari tindakannya tersebut Carneiro akan dilarang menghadiri pertandingan, sesi latihan, hingga masuk ke hotel dimana tim menginap. Bahkan perempuan berusia 41 tahun tersebut terancam didepak oleh The Blues.

Sementara itu juru bicara klub yang bermarkas di Stamford Bridge menolak untuk berkomentar mengenai isu pemecatan Carneiro.
“Kami tak ingin berkomentar pada urusan internal staf,” ujar juru bicara Chelsea singkat.

Carneiro bergabung menjadi staf medis Chelsea pada 2009. Ia memiliki gelar magister sains di bidang olahraga dari Universitas Queen Mary yang terletak di London. 

Carneiro sempat menjadi staf medis West Ham United dan menjadi salah satu staf medis untuk Tim Olimpiade Britania Raya yang akan berlaga di ajang Olimpiade 2008.

(Okz/fmh)

Longsor di Tiongkok, 40 Orang Dinyatakan Hilang



TIONGKOK – Sedikitnya 40 orang dilaporkan hilang paska tanah longsor menerjang sebuah daerah di Provinsi Shaanxi, Tiongkok.
Beberapa pejabat setempat mengatakan tanah longsor mengubur 15 bangunan asrama dan tiga rumah milik perusahaan tambah Shaanxi Wuzhou di Distrik Shanyang.

Dalam laman resmi pemerintah Distrik Shanyang disebutkan masyarakat sekitar telah dievakuasi dan alat-alat berat didatangkan. Namun, sebagaimana dilaporkan stasiun televisi CCTV, aksi sejumlah regu penyelamat terhambat oleh hujan deras.

Kini, di daerah sekitar tanah longsor, puluhan serdadu dan anjing pelacak berupaya mencari tanda-tanda kehidupan.
Tanah longsor itu terjadi tatkala Topan Soudelor melanda bagian selatan Tiongkok serta mendatangkan angin kencang dan hujan.

Pada 9 Agustus lalu, paling tidak 12 orang tewas di Tiongkok tenggara karena Topan Soudelor yang menyebabkan banjir dan longsor.

Sehari sebelumnya, ribuan orang diungsikan dan jutaan rumah tidak memiliki pasokan listrik saat Topan Soudelor menimpa provinsi Fujian dan Zhejiang.

Pemerintah Provinsi Fujian meningkatkan tingkat kewaspadaan topan ke peringkat tertinggi untuk menghadapi badai. Paling tidak 163.000 orang diungsikan ke tempat yang lebih tinggi.

(Okz/rtw)

Daniel Hilang di Gunung Semeru



BOGOR - Pendaki gunung asal Bogor, Daniel Saroha (31) yang hilang di Gunung Semeru hingga kini belum ditemukan. Keluarga menggelar doa bersama untuk keselamatan Daniel.
Saat ditemui di rumahnya di RT 02/10 Kampung Bojong Jengkol, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, keluarga tengah melakukan doa bersama, Rabu (12/3/2015). 

Mereka tampak khusyuk berdoa untuk keselamatan Daniel.
Mereka berdoa sambil berharap Daniel bisa ditemukan dan masih dalam kondisi hidup saat ditemukan. Namun, selesai berdoa, anggota keluarga tidak ingin memberikan keterangan. "Maaf, saat ini kami gak bisa ngasih keterangan. Nanti saja," jelas salah seorang anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya. Ia dan keluarga berharap Daniel bisa segera ditemukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Daniel dilaporkan hilang saat turun dari Puncak Mahameru, Gunung Semeru, Selasa 11 Agustus 2015 sore. Saat itu, Daniel mendaki gunung setinggi 3.676 meter dpl ini bersama rombongannya. Ada 21 orang yang ada di dalam rombongan tersebut.

Setelah tiba di Puncak Mahameru, mereka turun. Terakhir Daniel terlihat pukul 11.00 WIB di batas vegetasi terakhir. Ketika ditunggu hingga pukul 14.00 WIB, Daniel tidak juga muncul. Lalu mereka turun ke Kalimati minta bantuan porter dan saver. Pencarian dilanjutkan lagi di sekitar Arcopodo, tapi belum juga berhasil ditemukan.

(Okz/ful)